Kumparan Logo

Ini Tips Bikin Kamar Hotel Lebih Nyaman Menurut Desainer

kumparanTRAVELverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi staycation di hotel Foto: Unsplash/Gaelle Marcel
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi staycation di hotel Foto: Unsplash/Gaelle Marcel

Padatnya agenda dalam itinerary saat liburan kerap kali bikin kamu kehabisan energi dan lebih memilih untuk langsung rebahan di kamar hotel ketika punya waktu kosong. Apalagi kalau kamu begitu tiba di destinasi tujuan harus langsung berangkat jalan-jalan, enggak singgah ke hotel dulu.

Alhasil, karena kecapekan, kamu tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitarmu dan memilih langsung tiduran. Padahal, menurut desainer kenamaan Karim Rashid, ada satu hal yang harus kamu lakukan sebelum menginap di kamar hotel.

Dilansir Travel and Leisure, Karim Rashid mengatakan bahwa ada baiknya traveler merapikan benda-benda yang terletak sembarangan.

Ilustrasi menginap di hotel mewah Foto: Shutter Stock

Cara ini diyakini Rashid bisa mengeliminasi kekacauan yang terjadi di sekitar tempat tidur, sebelum kamu mengeluarkan barang-barang milikmu dari koper dan meletakkannya di kamar hotel. Hal ini disampaikan Rashid dalam sebuah perbincangan bersama Bloomberg.

“Industri hotel senang mengisi kamar dengan barang-barang tertentu supaya kamu merasa nyaman, seperti sedang berada di rumah. Tapi bagi saya, itu terlalu banyak, sehingga terlalu berantakan," katanya.

Menurut Rashid, seluruh pulpen, buku catatan, botol sampo, menu makanan hotel, dan benda-benda asing lainnya mesti disingkirkan. Simpan semua barang itu di satu tempat, sehingga tak terlihat.

Ilustrasi tamu hotel bersantai di sofa Foto: Shutter Stock

Dengan begitu, kamu jadi lebih rileks dan merasa lebih nyaman, serta lebih betah. Dalam beberapa kesempatan menginap di New York, Rashid kadang melakukan hal yang lebih 'ekstrem'.

Ia pernah melepas hampir semua perabotan yang ada di dalam kamarnya dan kemudian menata ulang tempat tidur. Kasur di kamar tersebut ia buat menghadap jendela. Supaya saat bangun pagi, ia bisa menyaksikan paparan cahaya matahari masuk melalui jendela.

"Ketika saya pergi, manajer hotel mendatangi saya dan berkata, 'Terima kasih, kami benar-benar menyukai apa yang Anda lakukan dengan ruangan itu'," pungkasnya.

Wah, menarik juga, ya, idenya. Kamu mau mencobanya?

kumparan post embed