Kumparan Logo

Jangan Bete Dulu, Ini Alasan Pramugari Minta Kamu Pindah Tempat Duduk di Pesawat

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penumpang dengan sandaran kursi berada dalam posisi tegak. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penumpang dengan sandaran kursi berada dalam posisi tegak. Foto: Shutterstock

Saat naik pesawat kamu tentu pernah mengalami hal, saat pramugari memintamu pindah dari tempat dudukmu. Kamu mungkin akan bete, karena duduk tidak sesuai nomor yang tertera di tiketmu. Namun, tunggu dulu, ternyata hal tersebut ada alasannya, lho.

Bagi traveler yang bepergian naik pesawat, tentu tahu bahwa kita tidak boleh sembarangan bertukar tempat dengan penumpang lain. Hanya saja kamu diperbolehkan untuk berpindah tempat duduk, jika memang pramugari memintamu.

Ilustrasi pramugari di pesawat. Foto: withGod/Shutterstock

Dilansir Simple Flying, ada alasan kenapa pramugari terkadang memintamu pindah tempat duduk saat naik pesawat. Hal ini berkaitan dengan distribusi bobot pesawat dan penumpang yang harus diselaraskan.

Sebab, pesawat tak selamanya penuh, ada kalanya penerbangan pada rute-rute tertentu ternyata memiliki sedikit penumpang. Jika sudah begini, salah satu caranya adalah membagi berat penumpang dan pesawat, agar tidak menumpuk di satu titik.

Stiker berbentuk segitiga yang ada di pesawat. Foto: Shutter Stock

Kalau kamu bertanya, lantas apa gunanya? Semua itu semata-mata untuk keselamatan.

kumparan pun pernah mengalami hal serupa saat melakukan penerbangan dengan menggunakan maskapai Wings Air dari Medan ke Jambi. Saat itu, salah seorang pramugari meminta kumparan untuk pindah tempat duduk dari posisi sebelumnya yang berada di baris ketiga, menuju kursi baris pertama.

Tak sendiri, teman seperjalanan kumparan pun juga diminta hal serupa.

Bobot Pesawat Harus Diseimbangkan

Ilustrasi pesawat. Foto: Daniel Toh/Shutterstock

Balik lagi ke soal bobot pesawat, setiap pesawat memiliki berat atau tonase maksimal baik saat lepas landas atau mendarat. Perhitungan ini dikenal dengan MTOW.

MTOWT ini berkaitan dengan bobot pesawat dan segala instrumennya, mulai dari bahan bakar, kargo, bagasi, bahkan penumpang yang diangkut.

Jika jumlah penumpang yang diangkut tidak mencapai 100 persen, tentunya ada beberapa penyesuaian yang harus dilakukan untuk menyeimbangkan berat pesawat. Salah satunya adalah dengan memindahkan posisi tempat duduk penumpang.

Ilustrasi pramugari. Foto: Blue Planet Studio/Shutterstock

Pramugari biasanya akan memindahkan penumpang ke bagian depan pesawat, ke bagian tengah, atau ke belakang untuk menyeimbangkan pesawat.

Meskipun demikian, jika terlalu banyak penumpang bertekad untuk duduk di satu tempat, katakanlah bagian depan pesawat, mereka mungkin diminta untuk bergerak lebih ke tengah, atau beberapa mungkin dikirim ke belakang untuk menyeimbangkannya.

Seorang pramugari bernama Magnar Nordal, membagikan pengalamannya saat harus memindahkan penumpang ke tempat duduk yang bukan miliknya.

"Dua kali saya mengalami beberapa penumpang tidak duduk di kursi yang ditentukan atau bagasi yang dimuat tidak sama," ujar Nordal.

Penumpang Diizinkan Kembali ke Tempat Semula

ilustrasi penumpang pesawat Foto: shutterstock

Kemudian yang jadi pertanyaan, bolehkah kamu kembali ke tempat dudukmu sebelumnya? Jawabannya adalah iya.

Kamu diizinkan untuk kembali ke tempat dudukmu semula, saat pesawat sudah berada di udara. Sebab, ketentuan perpindahan tempat duduk ini biasanya dilakukan saat pesawat hendak take off ataupun landing saja.

Menariknya, tak hanya memindahkan penumpang, dalam beberapa kasus ekstrem, pihak maskapai mungkin saja meminta awak darat atau ground staff memberikan pemberat untuk menyeimbangkan pesawat jika memang penumpang yang diangkut sangat sedikit. Meski relatif jarang, tetapi hal ini mungkin saja terjadi.

So, jika kamu diminta untuk pindah, jangan bete dulu, ya. Sebab, ini hanya tindakan sementara, dan setelah mengudara kamu akan diizinkan untuk kembali ke tempat duduk semula.