Kabut Asap Selimuti Sydney, Australia, Kemlu Minta Wisatawan Waspada

Selasa (12/11) Kota Sydney, Australia, diselimuti asap akibat kebakaran hutan yang melanda wilayah utara New South Wales. Akibat asap ini, kualitas udara di Kota Sydney menjadi buruk.
Dalam berbagai foto yang diunggah warga Sydney di Twitter, terlihat kabut asap membuat pandangan terbatas. Situs berita SBS mencatat bahwa kualitas udara Kota Sydney, pada Selasa (12/11) pagi bahkan mencapai 122, dianggap tidak sehat bagi orang yang sensitif. Sementara di New Castle, kualitas udara mencapai 164, yang artinya tidak sehat bagi semua orang.
Negara bagian New South Wales dengan Sydney sebagai ibu kotanya telah menerapkan darurat bencana selama tujuh hari ke depan sejak Senin lalu. Saat ini, ada sekitar 54 titik api, setengahnya telah berhasil dipadamkan oleh sekitar 3 ribu petugas pemadam kebakaran.
Melihat hal ini, Kementerian Luar Negeri juga mengimbau wisatawan dan warga negara Indonesia yang berada di lokasi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kami mengimbau Anda yang berada di sekitar lokasi terdampak untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari titik lokasi kebakaran, dan mengikuti imbauan otoritas setempat, seperti Fire and Resque NSW (fire.nswgov.au)," tulis Kementerian Luar Negeri, di situs Safe Travel.
Sementara itu, apabila wisatawan Indonesia di Australia ada yang memerlukan bantuan, bisa menghubungi hotline KJRI di nomor 0423 760 106. Wisatawan dan warga negara Indonesia juga bisa menghubungi KJRI melalui Tombol Darurat aplikasi Safe Travel Kementerian Luar Negeri RI.
"Anda juga dapat menghubungi nomor 000 untuk fire emergency dan nomor 18000 679 737 untuk Bush Fire Information Line," tutup Kementerian Luar Negeri.
