Kala Red Light District di Jepang Sepi karena Virus Corona

Wabah virus corona yang terus meluas di Jepang membuat berbagai tempat wisata terpengaruh, tak terkecuali red light district Kabuki-cho. Kini, salah satu kawasan paling terkenal di Shinjuku itu terlihat sepi akibat virus COVID-19.
Sepinya Kabuki-cho terlihat dari beberapa foto yang dibagikan oleh aku Twitter @GOLDMAN4160. Kawasan yang biasanya dihiasi gemerlap lampu warna-warni dan dipenuhi pelancong, serta warga Jepang tersebut kini justru sepi dan kosong melompong.
Dalam foto tersebut, hanya terlihat satu dua orang yang berjalan di kawasan Kabuki-cho. Bahkan, ada beberapa bagian yang tak ada orang satu pun.
"Suasana di Kabuki-cho akibat virus corona. Ini pukul 02.30 pagi dan pertama kalinya Kabuki-cho sepi begini. Padahal, Kabuki-cho merupakan kawasan yang tidak pernah tidur," tulis akun @GOLDMAN4160.
Sepinya kawasan Kabuki-cho juga turut membuat para netizen takjub. Bahkan, ada yang menyebut bahwa situasi Kabuki-cho tersebut bisa untuk bermain salah satu permainan paling populer, Dojima Dragon.
"Kamu bisa main Dojima Dragon!" tulis akun @misawa_1214.
Sementara itu, jumlah penderita virus corona di Jepang telah mencapai 884 orang, dengan total korban meninggal berjumlah 29 orang dan 144 orang dinyatakan sembuh dari virus ini.
