Kawasan Gili Trawangan Mengalami Kerusakan Parah Pascagempa Lombok

Gempa 7.0 magnitudo yang melanda Lombok dan sekitarnya ternyata mampu mengubah wajah pariwisata pulau ini, termasuk Gili Trawangan. Kawasan yang menjadi salah satu andalan Nusa Tenggara Barat itu hancur dilanda gempa.
Hal ini terlihat dari banyaknya bangunan di Gili Trawangan yang roboh dan rata dengan tanah. Tembok bangunan retak dan saling menimpa bangunan satu dengan yang lainnya. Kawasan tempat makan di tempat wisata seperti resto dan kafe juga ikut roboh.
Pantai dan pelabuhan yang berada di Gili Trawangan juga terlihat rusak cukup parah akibat gempa yang terjadi pada Minggu (5/8) malam tersebut. Papan reklame hingga jembatan penyeberangan menuju kapal ikut rubuh karena guncangan gempa. Gempa juga menyebabkan restoran, hotel dan beberapa toko lokal ditutup sementara waktu.
Abie, pemilik dari agen wisata Glass Bottom Boat, menuturkan bahwa hampir semua orang mengungsi akibat gempa. "Gempanya dahsyat mbak, semua rumah roboh rata sama tanah, khususnya di bagian Lombok Utara.
Semua orang mengungsi, saya juga. Sekarang saya di tempat pengungsian tepatnya di atas gunung untuk cari aman," ceritanya saat dihubungi kumparanTRAVEL lewat aplikasi pesan WhatsApp.
Sementara itu, menurut keterangan yang dikutip dari akun Twitter Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho pada Senin (6/8), akibat gempa ini, sebanyak 1.000 orang turis domestik dan mancanegara dievakuasi. Wisatawan tersebut berasal dari Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno di Lombok Utara.

Bukan hanya di Gili Trawangan saja, gempa Lombok tersebut juga berimbas pada Bali. Meski tidak memberikan efek yang signifikan bagi daerah wisata, beberapa mall di Bali mengalami keruntuhan.
Kerusakannya beragam, baik dari dalam gedung hingga ke area parkiran. Bandara Ngurah Rai pun tidak luput dari 'serangan' gempa, plafon langit-langitnya ikut terlepas akibat gempa.

Felencia, Marketing Communication Nusa Dua Theater mengungkapkan, bahwa meski beberapa tempat mengalami kerusakan, daerah wisata di Bali tidak mengalami kerusakan.
"Wisata Bali masih aman kok, enggak ada yang rusak. Bali Nusa Dua Theater - Devdan Show masih berjalan seperti biasa," katanya.

Hal serupa juga terjadi di Labuan Bajo. Meski terkena dampak gempa Lombok, kawasan wisata Labuan Bajo masih aman untuk didatangi. Menurut keterangan seorang pemandu setempat bernama Yohanes Romualdus, baik penerbangan dan trip masih berjalan lancar.
"Labuan Bajo masih aman-aman saja, hanya Gili Lawa Darat yang ditutup akibat insiden kebakaran beberapa waktu lalu," ujarnya.
Ia bahkan sedang menjalankan aktivitas memandunya seperti biasa. Saat dihubungi kumparanTRAVEL, Yohanes sedang melakukan On City Tour dengan wisatawan yang berkunjung.
