Kemenparekraf Targetkan 7,4 Juta Kunjungan Wisman di 2023

23 Agustus 2022 9:03 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi wisatawan berlibur di Indonesia. Foto: Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan berlibur di Indonesia. Foto: Kemenparekraf
ADVERTISEMENT
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, menyatakan pihaknya terus mendorong pemulihan pariwisata Indonesia pasca-pandemi COVID-19. Seiring kembali pulihnya industri perjalanan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2023 sebanyak 3,5-7,4 juta kunjungan.
ADVERTISEMENT
“Jadi kalau tahun ini targetnya 1,8-3,6 juta, maka tahun depan kita lipatgandakan,” ujar Sandiaga, dalam The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta, Senin (22/8), seperti dilansir Antara.
Menparekraf Sandiaga Uno saat memberikan keterangan resmi dalam Weekly Press Briefing, Selasa (23/11). Foto: Dok. Kemenparekraf
Organisasi Pariwisata Dunia (UN World Tourism Organization/UNWTO) memprediksi sektor pariwisata telah tumbuh 70 persen dibanding tahun 2019. Menurutnya, hal tersebut merupakan sinyal yang sangat baik untuk pengembangan pariwisata.
Meskipun di masa pasca-pandemi COVID-19 akan banyak tantangan, seperti harga tiket pesawat yang meningkat, serta volatility (lingkungan bisnis yang bergejolak), uncertainty (ketidakpastian), complexity (kompleks), dan ambiguity (ambiguitas), pihaknya meyakini bakal mempercepat pemulihan pasar industri pariwisata maupun ekonomi kreatif dengan kebijakan yang tepat.
Ilustrasi wisatawan yang mematuhi protokol kesehatan di Bali Foto: Shutter stock
“Fokus kita sekarang memang masih wisnus (wisatawan nusantara), belum ke wisman. Tapi saya yakin dengan kebijakan visa yang lebih baik, dengan konektivitas penerbangan langsung yang lebih banyak, kita yakin Indonesia akan mampu mencapai target di tahun 2023,” ungkap Sandiaga.
ADVERTISEMENT

Strategi Kemenparekraf Dongkrak Kunjungan Wisatawan

Untuk mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan, ada beberapa hal yang akan dilakukan oleh Kemenparekraf.
Adapun, strateginya adalah dengan mendorong lima Destinasi Super Prioritas (DSP), sejumlah acara tahunan, MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition), dan peningkatan kualitas pariwisata melalui reskilling, newskilling, dan upskilling untuk sumber daya manusia di sektor terkait.
“Dan tentunya, melalui program unggulan desa wisata, Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif, dan Indonesia Spice Up the World, insyaAllah akan memperlihatkan kemajuan yang signifikan khususnya di tahun 2023. Jadi, kelihatannya tahun depan cukup cerah untuk pariwisata,” papar Sandiaga.
Ilustrasi wisatawan di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
Adapun hingga Juni 2022, kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk utama mencapai 345,44 ribu atau naik 1.973 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu. Peningkatan juga tercapai jika dibandingkan bulan Mei 2022 yang sebesar 63 persen.
ADVERTISEMENT
Untuk jumlah kunjungan wisman dari Januari-Juni 2022 mencapai 743,21 ribu atau naik 929,66 persen dibandingkan bulan yang sama pada tahun lalu.
Pencapaian itu dibarengi kenaikan tingkat kamar hotel berbintang di Indonesia pada Juni 2022 mencapai 50,28 persen, atau naik 11,73 persen dibandingkan tahun lalu.