Kumparan Logo

Kenapa Seri Pesawat Boeing Selalu Diawali dan Diakhiri dengan Angka 7?

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Boeing 737 max. Foto:  REUTERS/Lindsey Wasson
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Boeing 737 max. Foto: REUTERS/Lindsey Wasson

Bagi penikmat penerbangan, kamu tentu sudah tidak asing lagi dengan dua raksasa pabrikan pesawat, yaitu Boeing dan Airbus. Kedua produsen pesawat terbesar di dunia tersebut menjadi penyumbang pesawat yang dipakai banyak maskapai dunia.

Kamu tentu tahu bahwa pesawat Boeing dan Airbus memiliki perbedaan yang cukup signifikan, tak hanya dari segi pesawat tetapi juga nomor serinya. Kalau Airbus diawali dengan huruf A, sedangkan Boeing selalu diawali dengan angka tujuh. Mengapa, ya?

Ilustrasi pesawat Boeing. Foto: REUTERS/Lindsey Wasson

Dilansir Simple Flying, penggunaan angka tujuh pada seri Boeing ternyata sudah dilakukan sejak tahun 1950-an. Saat itu, Boeing memberi nama seri pesawatnya dengan seri 707.

Lantas, apakah seri 707 merupakan pesawat pertama Boeing? Jawabannya adalah tidak.

Sebab, pesawat modern pertama Boeing justru diberi nama dengan 367-80. Pesawat ini adalah seri pertama yang dibuat Boeing, sebelum hadir seri 700.

Bisa dibilang pesawat ini juga menjadi purwarupa pesawat 707. Tak sampai di situ, ada beberapa isu liar tentang penamaan seri pesawat Boeing ini.

Dulu, sempat beredar bahwa 707 merepresentasikan nomor penumpang yang bisa dibawa pesawat Boeing. Namun, kenyataannya untuk tipe pesawat terbesar Boeing saat itu, yaitu 707-329C saja hanya bisa mengangkut 219 penumpang.

Lalu, seperti apa asal-usul penamaan seri pesawat Boeing? Yuk, simak ulasannya.

Asal-usul Penamaan Seri Pesawat Boeing

Pesawat Boeing 737 MAX sekembalinya dari penerbangan evaluasi di Boeing Field di Seattle, Washington, AA, (30/11). Foto: Mike Siegel/Pool via REUTERS

Alasan sebenarnya kenapa Boeing memilih seri pesawatnya diawali dan diakhiri dengan angka tujuh adalah untuk memudahkan identifikasi dan juga sebagai pembeda. Nomor identifikasi pesawat membantu para insinyur membedakan berbagai produk dalam portofolio Boeing.

Sebagai contoh, untuk Boeing seri 100 adalah untuk tipe pertama. Kemudian, seri 200 adalah pesawat dengan desain sayap tunggal. Kemudian, seri 300 dan 400 adalah pesawat komersial yang digerakkan baling-baling.

Kemudian, seri 500 untuk pesawat bermesin turbo dan 600 untuk rudal dan perangkat bertenaga roket. Serta seri 700 untuk pesawat komersial bertenaga jet. Adapun, seri 800 saat ini tidak digunakan sedangkan seri 900 untuk kapal laut.

Alasan Seri Pesawat Boeing Selalu Diakhiri Angka Tujuh

Logo Boeing ditampilkan di New York Stock Exchange (NYSE),New York, Amerika Serikat. Foto: Brendan McDermid/REUTERS

Pertanyaan berikutnya, kenapa pesawat seri 700 selalu diakhiri dengan angka tujuh?

Menurut perspektif pemasaran, angka yang berulang atau simetris cenderung lebih menarik dan mudah diingat. Tak heran, jika saat ini seri pesawat Boeing 747 menjadi salah satu legenda kebanggaan pabrikan asal Amerika Serikat tersebut.

Adapun, beberapa seri Boeing yang masih digunakan saat ini adalah 737, 747, 777, hingga 787. Seri sebelumnya seperti 707, 717, 727, dan 757 sudah tidak digunakan lagi.

Boeing diketahui juga masih menggunakan seri-seri favorit, seperti 737 atau 747. Untuk 737 kamu tentu tahu bahwa Boeing baru saja mengeluarkan varian baru, yaitu MAX yang pernah menjadi sorotan.

Adapun, Boeing tengah mengembangkan pesawat berjenis New Midsize Airplane (NMA) yang rencananya akan menggunakan susunan angka 797 untuk penamaan pesawat ini kelak.

Jika seri ini digunakan Boeing, bagaimana penamaan seri pesawat Boeing selanjutnya, ya? Apakah mereka akan mencari penomoran baru atau menambah seri-seri yang lainnya? Ini yang tentunya menarik untuk ditunggu.