kumparan
26 Februari 2018 10:57

Kini, Setiap Malam Ada Atraksi Seni di Banyuwangi

com-Bupati Anas di Festival (Foto: Pemkab Banyuwangi)
Wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi kini bisa menikmati atraksi seni khas Bumi Blambangan setiap hari. Tidak lagi hanya di akhir pekan, namun Pemkab akan menghadirkan festival budaya setiap malam di alun-alun Taman Blambangan.
ADVERTISEMENT
Banyuwangi Culture Everyday ini telah dimulai Sabtu malam 24 Februari 2018 yang dibuka oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Menurut Bupati Anas, festival budaya ini akan menjadi atraksi baru yang bisa dinikmati wisatawan setiap hari.
"Kapan pun mereka datang, wisatawan bisa menikmati kesenian Banyuwangi tanpa harus menunggu kalender wisata tertentu,” jelas Anas.
Festival ini, lanjut Anas juga sebagai upaya melestarikan budaya Banyuwangi agar terus tumbuh. Anas ingin generasi muda bisa melestarikan dan mengembangkan kreativitas seni.
"Selain itu, festival budaya ini juga menjadi ajang konsolidasi bagi pelaku seni karena secara tak langsung mereka dipacu untuk menampilkan sesuatu yang menarik, bahkan mungkin baru, karena digelar setiap harinya. Jadi ini juga trigger bagi seniman dan calon seniman untuk menemukan kreasi baru," kata Anas.
ADVERTISEMENT
Pada pembukaan tadi malam, ditampilkan tari Jejer Jaran Dawuk oleh pelajar SMPN 1 Banyuwangi, yang diiringi gamelan musik rancak khas Banyuwangi yang juga dimainkan para pelajar. Lalu ada tarian Rhodat Syiiran, Kembang Pesisir, dan kesenian lainnya.
Penampilan perdana festival tersebut mendapat antusiasme yang tinggi dari para penonton. Di antara penonton yang memadati panggung Taman Blambangan terdapat wisatawan mancanegara.
Salah satunya turis asal Belgia, Zoë De Meyer. Zoë mengaku sangat menyukai kesenian yang ditampilkan. Zoe bahkan sempat diajak Bupati Anas menabuh rebana sebagai penanda dimulainya festival budaya tiap hari.
com-Pembukaan Festival (Foto: Pemkab Banyuwangi)
"Sangat indah. Saya suka tariannya maupun musiknya, sangat khas. Acara ini akan menyenangkan buat wisatawan, karena tidak perlu repot lagi mencari kesenian lokal yang ingin dinikmati setiap pelancong," kata Zoë.
ADVERTISEMENT
Hal yang sama juga diungkapkan Neftali turis asal Texas, Amerika Serikat, ia sangat terpesona dengan suguhan budaya khas Banyuwangi. "Saya suka kolaborasi musik dan gamelan. Enak didengar," kata Neftali.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan