KTO Gandeng Buttonscarves Promosikan Wisata Ramah Muslim Korea
ยทwaktu baca 3 menit

Korea Tourism Organization (KTO) Jakarta Office menggandeng Buttonscarves dalam kolaborasi strategis, untuk memperkenalkan wisata ramah Muslim Korea kepada wisatawan Indonesia. Kerja sama ini menyasar generasi muda, pecinta fashion, hingga wisatawan Muslim yang ingin menikmati pengalaman liburan nyaman dan modern di Negeri Ginseng.
Kolaborasi tersebut hadir di tengah meningkatnya minat wisatawan Indonesia terhadap Korea Selatan. Pada 2025, jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Korea tercatat mencapai 365.596 orang.
Angka itu menempatkan Indonesia sebagai penyumbang wisatawan terbesar ke-9 di dunia bagi Korea, sekaligus peringkat ke-4 di kawasan ASEAN. Capaian tersebut juga menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah kunjungan wisatawan Indonesia ke Korea.
Mayoritas wisatawan asal Indonesia yang datang ke Korea merupakan wisatawan muslim. Kondisi ini mendorong meningkatnya kebutuhan terhadap fasilitas wisata ramah muslim, mulai dari restoran halal atau muslim-friendly, tempat ibadah, hingga destinasi wisata yang nyaman untuk keluarga.
Melihat tren tersebut, Korea Tourism Organization terus memperkuat promosi wisata muslim melalui pendekatan kreatif dan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis. Korea sendiri dinilai semakin diminati wisatawan muslim dunia berkat pengembangan fasilitas pendukung dan akses informasi wisata yang lebih lengkap.
Dalam kolaborasi ini, KTO dan Buttonscarves akan menghadirkan sejumlah program kreatif yang memadukan unsur budaya, perjalanan, fashion, dan storytelling. Salah satu program utamanya adalah produksi miniseri yang akan mengambil lokasi langsung di Korea Selatan.
Melalui tayangan tersebut, penonton akan diajak mengeksplorasi berbagai destinasi populer di Seoul dan sekitarnya, termasuk pengalaman menikmati kuliner ramah Muslim, lokasi ibadah, pusat belanja, hingga tempat wisata favorit wisatawan Indonesia.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga akan menghadirkan koleksi eksklusif Buttonscarves yang terinspirasi dari keindahan kota-kota di Korea. Koleksi tersebut dijadwalkan meluncur pada akhir 2026 sebagai bagian dari kampanye promosi wisata Korea yang lebih luas.
Direktur Korea Tourism Organization Jakarta Office, Kim Jisun, mengatakan kolaborasi ini diharapkan menjadi pendekatan baru yang lebih dekat dengan masyarakat Indonesia.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi cara baru yang lebih kreatif dan dekat dengan masyarakat Indonesia, untuk mengenal Korea sebagai destinasi wisata ramah Muslim. Melalui konten dan fashion, kami ingin menghadirkan inspirasi perjalanan yang tidak hanya menarik, tetapi juga nyaman dan relevan bagi wisatawan muslim Indonesia," ujar Kim Jisun.
Sementara itu, CEO Buttonscarves, Linda Anggrea, menyebut Korea memiliki kedekatan tersendiri dengan perempuan Indonesia melalui budaya dan perkembangan fashion yang kuat.
"Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan koleksi yang dapat menemani perempuan di setiap perjalanan mereka, menghadirkan perpaduan antara style, comfort, dan versatility dalam satu kesatuan yang timeless," kata Linda Anggrea.
Melalui sinergi ini, KTO dan Buttonscarves berharap dapat semakin memperluas minat masyarakat Indonesia untuk berkunjung ke Korea sekaligus memperkenalkan sisi modern, budaya, dan kenyamanan wisata muslim Korea kepada audiens yang lebih luas.
