Kuliner hingga Fashion Khas Indonesia Dihadirkan di Global Tourism Forum 2022

Indonesia sukses menyelenggarakan Global Tourism Forum Annual Meeting 2022 di Bali, pada 17-18 November 2022 lalu. Sebagai tuan rumah, Indonesia menghadirkan beragam budaya lokal dalam forum berskala internasional ini.
Ada alasan khusus mengapa pihak penyelenggara menghadirkan berbagai budaya khas Indonesia di Global Tourism Forum Annual Meeting 2022. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan Indonesia kepada para pembicara, delegasi, dan peserta yang berasal dari berbagai negara.
Tak hanya itu, belasan UMKM juga dihadirkan dalam acara ini yang menampilkan produk-produk yang kental dengan identitas Indonesia, mulai dari kuliner, pakaian, hingga game yang dikembangkan oleh industri dalam negeri. Selama acara berlangsung, para peserta forum pun antusias dengan produk para pengusaha UMKM yang mayoritas berasal dari Bali.
Untuk kategori kuliner, terdapat kopi, cemilan, bumbu masakan, hingga obat-obatan herbal. Sementara untuk pakaian, ada kain tenun hingga produk tenun yang telah diolah menjadi outer. Kemudian, aksesoris seperti gelang, anting, dan pin juga dihadirkan dengan tampilan dan bentuk yang terinspirasi dari budaya Indonesia, misalnya senjata tradisional.
Selama kegiatan berlangsung, para delegasi dan pengisi acara pun beberapa kali menggunakan batik. Bahkan, tak sedikit yang jatuh cinta dan akhirnya memutuskan untuk membeli batik lain dan dibawa ke negara asal masing-masing.
Selain itu, makanan khas menjadi cara lain untuk mengenalkan identitas Indonesia kepada para peserta. Sebab, selama pelaksanaan kegiatan, makanan khas Indonesia menjadi sajian utama.
Sementara itu, pelaksanaan kegiatan internasional di Indonesia, seperti Konferensi Tingkat Tinggi G20 dan GTF-AM 2022 terbukti telah mendorong industri pariwisata Indonesia, dan dampaknya pun diyakini masih bisa dirasakan ke depannya. Tak hanya itu, pihak penyelenggara pun meyakini dengan memperkenalkan Indonesia secara langsung kepada para delegasi dan peserta, hal ini juga meningkatkan keyakinan berbagai pihak untuk berinvestasi di Indonesia.
