Labuan Bajo Segera Disiapkan Jadi Destinasi Wisata Super Premium

7 Februari 2020 19:33 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemandangan di depan Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, NTT.  Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Pemandangan di depan Hotel Inaya Bay Komodo, Labuan Bajo, NTT. Foto: Dewi Rachmat Kusuma/kumparan
ADVERTISEMENT
Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu Destinasi Pariwisata Super Premium yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi. Sejak menyandang status Destinasi Wisata Super Premium pada Juli 2019 lalu, hingga kini Labuan Bajo terus dibenahi.
ADVERTISEMENT
Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) Shana Fatina. Sinergitas antara pemangku kepentingan akan terus ditingkatkan guna mempersiapkan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata kelas dunia.
“Tahun 2020 ini menjadi momentum berharga untuk pembangunan pariwisata Labuan Bajo yang tidak boleh kita lewatkan. Apalagi dengan perhatian dan dukungan pemerintah pusat yang begitu besar saat ini bagi Labuan Bajo harus kita respons dengan semangat membangun pariwisata berkelanjutan,” kata Shana seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima kumparan, Jumat (7/2).
Presiden Joko Widodo dan Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau Creative Hub di Labuan Bajo pada Senin (20/1) Foto: Dok. Kemenparekraf
Pada Rapat Koordinasi BOPLBF yang digelar di Kabupaten Manggarai Barat Kamis (7/2), Shana menambahkan, sinergi ini diharapkan menjadi stimulator terlaksananya percepatan pembangunan pariwisata di Labuan Bajo. Serta memberi kekuatan dan dorongan yang sangat besar untuk mewujudkan semua arahan Presiden Jokowi demi tercapainya cita-cita dan harapan Labuan Bajo sebagai Destinasi Super Premium.
ADVERTISEMENT
“Rakor kali ini sekaligus untuk mengkonsolidasikan apa-apa saja yang harus disiapkan bersama oleh BOPLBF, pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk menindaklanjuti arahan Presiden Joko Widodo tahun ini,” lanjut Shana.
Sebagai tindak lanjut, BOPLBF mencatat ada 7 poin arahan Presiden Jokowi terkait pembangunan pariwisata di Labuan Bajo.
Menparekraf Wishnutama dan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo Senin (20/1)/ Foto: Dok. Kemenparekraf
Pertama, penataan kawasan secara terintegrasi, baik yang berkaitan dengan kerapian, kebersihan, kenyamanan, dan keamanan bagi para wisatawan. Kedua, pembangunan Infrastruktur, yaitu dengan segera membangun runway dan terminal bandara Komodo pada awal 2020.
Ketiga, menyiapkan SDM dengan meningkatkan keahlian dan kompetensi SDM masyarakat lokal. Keempat, pengelolaan sampah.
Kelima, pengadaan air baku. Keenam, promosi pariwisata melalui kegiatan promosi besar-besaran. Ketujuh yakni keamanan wisatawan melalui penguatan Organisasi Perangkat Derah (OPD) yang berkaitan dengan keamanan para wisatawan.
Wishnutama menikmati keindahan Pulau Padar yang menawan Foto: Dok. Kemenparekraf
Lebih lanjut, Shana mengatakan rakor kali ini sekaligus untuk menginformasikan dan melaporkan apa-apa saja yang sudah dilakukan BOPLBF. Sebagai bentuk impelementasi dari kunjungan pertama Presiden Joko Widodo.
ADVERTISEMENT
“Kami telah menyusun program kerja yang semuanya disesuaikan arahan Presiden Jokowi, antara lain terkait penataan kawasan dan penguatan kapasitas SDM. Penataan kawasan menjadi salah satu perhatian utama BOPLBF, seperti kawasan Kampung Air,” papar Shana.
Sementara itu, pada bulan Maret-November 2020, BOPLBF bersinergi bersama Kemenparekraf dan Kementerian Koperasi dan UKM, akan fokus mempersiapkan SDM kepariwisataan. Bentuk programnya melalui pelatihan dan pendampingan kepada sekitar 230 UKM yang ada di Labuan Bajo.
Kapal-kapal pinisi di Labuan Bajo Foto: Dok. Kemenparekraf
“Semua bersepakat ke depannya akan membangun kantor bersama guna memperkuat mitigasi bencana Labuan Bajo, guna menjamin keamanan para wisatawan. Penguatan mitigasi bencana ini juga memberi manfaat bagi masyarakat Labuan Bajo sendiri,” pungkas Shana.