kumparan
5 Mar 2018 11:00 WIB

Machu Picchu, Si Megah Peninggalan Suku Inca

Machu Picchu. (Foto: Lidwina Win Hadi/kumparan)
Bagi traveler yang berlibur Peru atau Amerika Selatan, mengunjungi Machu Picchu adalah satu keharusan. Bangunan bersejarah peninggalan suku Inca ini berada di atas lembah Urubamba dan dikelilingi sungai Vilcanota. Nama Machu Picchu berasal dari bahasa Quecha yang berarti Old Peak atau Gunung Tua.
ADVERTISEMENT
Landmark seluas 325,9 kilometer persegi ini dibangun di atas pegunungan Andes. Terdapat banyak bangunan berbeda dengan berbagai fungsi, seperti pemandian, rumah, kuil, dan tempat suci.
Sedangkan bangunan utamanya hanya ada tiga, yaitu Temple of the Sun atau Kuil Matahari, Room of the Three Windows atau Ruang Tiga Kaca, dan Intihuatana. Dari bangunan yang terdapat di Machu Picchu, terlihat bagaimana bangunan ini menjadi spot penting bagi suku Inca.
Meski begitu, sayangnya pembangunan Machu Picchu belum selesai karena ditinggalkan oleh suku Inca. Sampai saat ini belum ada alasan yang jelas mengenai hal tersebut. Ada kabar yang mengatakan, bahwa tempat ini ditinggalkan karena suku Inca saat itu terkena wabah penyakit.
Di tahun 1983, Machu Picchu dinobatkan sebagai World Heritage Site oleh UNESCO dan terpilih sebagai salah satu dari 7 keajaiban dunia pada tahun 2007.
ADVERTISEMENT
Machu Picchu sangat ramai dikunjungi pada akhir Mei sampai awal September. Waktu teramai di tempat ini adalah pada Juni sampai Agustus dan pada pukul 10.00 sampai 14.00 waktu setempat.
Tertarik mengetahui lebih banyak lagi tentang Machu Picchu? Yuk, simak infografik di bawah ini:
Machu Picchu. (Foto: Lidwina Win Hadi/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan