Maskapai Asal AS Diprotes Penumpang Karena Tak Terapkan Social Distancing

Pandemi virus corona membuat sebagian besar maskapai penerbangan di dunia mulai menerapkan aturan pembatasan jarak sosial atau social distancing. Aturan tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona.
Bukannya mengosongkan kursi tengah, baru-baru ini maskapai asal Amerika Serikat, American Airlines terbang dalam kondisi penuh penumpang.
Dilansir Fox News, kejadian ini dialami oleh seorang penumpang wanita bernama Tammy Gonzales yang baru-baru ini melakukan perjalanan menggunakan maskapai American Airlines dari Fresno ke Dallas. Gonzales mengatakan bahwa ia dan penumpang lainnya terbang tanpa aturan social distancing.
Ia pun merekam keadaan di dalam pesawat dan mengunggahnya ke akun pribadi media sosial miliknya di Twitter.
“Baru saja terbang dengan penerbangan @AmericanAir AA1154 dari Fresno ke Dallas. Rupanya penerbangan tidak menerapkan pedoman CDC untuk jarak sosial,” cuit Tammy Gonzales.
Terlihat semua deretan kursi terisi tanpa ada satu pun yang kosong. Hal itu membuatnya merasa tidak aman berada di dalam pesawat.
Gonzales tak ragu untuk langsung melakukan protes ke pihak maskapai. Ia menilai maskapai tersebut tidak menepati janjinya untuk mengosongkan 50 persen kursinya dan malah mempertaruhkan nyawa penumpang.
Ternyata protesnya itu ditanggapi oleh pihak maskapai. Mereka mengatakan sudah berusaha memberikan lebih banyak ruang di pesawat.
“Seperti yang telah kami katakan sebelumnya, pada penerbangan hingga 31 Mei 2020, maskapai akan membatasi jumlah penumpang di setiap pesawat,” cuit pihak maskapai American Airlines.
Maskapai memang membuat jarak antara penumpang dengan mengosongkan kursi tengah. Tapi mereka juga memperbolehkan jika ada pasangan atau keluarga yang ingin duduk bersama dan mengisi kursi tengah tersebut.
Laporan Hutri Dirga Harmonis
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
***
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
