Kumparan Logo

Mau Nonton MotoGP Mandalika? Jangan Lupa Bawa 5 Oleh-oleh Khas Lombok Ini

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Lombok. Foto: Rob Travel/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lombok. Foto: Rob Travel/Shutterstock

MotoGP Mandalika akan digelar sebentar lagi. Salah satu perhelatan olahraga paling prestisius ini memang sudah lama menarik minat wisatawan Indonesia. Sebab, masyarakat sudah menunggu cukup lama untuk bisa melihat aksi Marc Marquez dan kawan-kawan #DiIndonesiaAja untuk pertama kalinya.

Maka tak heran, kini semakin banyak wisatawan yang tak sabar untuk berlibur ke Lombok, sekaligus menonton MotoGP Mandalika. Tak hanya menarik minat wisatawan, perhelatan ini juga diharapkan menjadi ajang untuk bangkitnya ekonomi kreatif (ekraf) lokal dan membuka lapangan pekerjaan baru untuk warga lokal.

Maka dari itu, para pelaku ekraf dapat melakukan inovasi dengan memanfaatkan ajang MotoGP yang akan berlangsung pada 18-22 Maret 2022 mendatang.

"Kain tenun bisa digabungkan dan dikombinasikan dengan limbah plastik, sehingga bisa menjadi suatu produk ekonomi kreatif yang bukan hanya berkelanjutan, tapi juga sangat layak digunakan," kata Menparekraf, Sandiaga Uno, seperti yang dikutip dari siaran pers “Menparekraf Sandiaga Dorong Pelaku Ekraf Mandalika Perkuat Prinsip-prinsip Berkelanjutan”.

Ilustrasi MotoGP. Foto: Ciro De Luca/REUTERS

Nah, jika sudah memutuskan untuk menonton MotoGP Mandalika, tak lengkap rasanya jika tidak membawa pulang oleh-oleh khas Lombok. Sebab, tak hanya menyajikan alam yang indah dan pagelaran olahraga kelas dunia, Lombok juga menawarkan banyak kuliner hingga oleh-oleh lezat yang sayang untuk dilewatkan.

Untuk itu, jika kamu masih bingung menentukan oleh-oleh apa yang menarik untuk dibawa, berikut rekomendasinya.

Sebelum memilih, kamu bisa cari tahu perkembangan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia di akun Instagram @pesonaid_travel, Facebook @pesonaid_travel, Tiktok @PesonaIndonesiaOfficial, Twitter @pesonaid_travel, YouTube Pesona Indonesia, dan juga bisa mengunjungi website www.indonesia.travel.

1. Songket Sasak

Ilustrasi songket sasak. Foto: Ibenk_88/Shutterstock

Lombok bukan hanya terkenal dengan kain tenunnya saja, tetapi juga hasil karya seni kriya lainnya, yaitu kain songket. Kain ini dibuat dengan cara ditenun atau lebih sering disebut dengan nyensek oleh warga setempat.

Kain ini berbeda dengan songket dari daerah lainnya, karena kain songket setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Kain songket Sasak biasanya memiliki pola motif yang padat, warna cerah, dan punya fungsi yang beragam.

2. Mutiara Lombok

Indah Mutiara Lombok Foto: Marcia Audita/kumparan

Penggemar perhiasan mungkin tidak asing lagi dengan mutiara Lombok. Mutiara ini berhasil menembus pasar internasional juga, lho! Tentunya mutiara ini berbeda dan memiliki ciri khas tersendiri.

Keunggulan dari mutiara Lombok adalah mutiaranya lebih besar dan kilauannya juga sangat indah. Belum lagi jika dipadupadankan dengan emas, akan menambah penampilanmu lebih elegan. Untuk harganya, mutiara Lombok dibanderol mulai dari Rp 350 ribu hingga Rp 1,75 juta.

3. Kerajinan Tangan Khas Lombok

Ilustrasi kerajinan gerabah Lombok. Foto: YG PhotoArtWorks/Shutterstock

Tak hanya sekadar oleh-oleh, membawa kerajinan tangan khas Lombok juga akan membantu para pelaku ekraf di sana agar usahanya terus berkembang. Untuk kualitas jangan khawatir, karena dalam proses pengerjaannya mereka tidak main-main demi memberikan yang terbaik.

Kira-kira apa saja yang bisa dibeli untuk buah tangan selain kain tenun, mutiara lombok, dan kain songket?

Kamu bisa membeli kerajinan tangan yang terbuat dari gerabah atau tanah liat yang bisa mempercantik interior rumahmu. Contohnya seperti kendi, keramik hias, pot bunga, dan masih banyak lagi.

Ada juga kerajinan Cungkil Rungkang Jangkuk yang terbuat dari cangkang kerang, dan dibentuk menjadi meja, kursi, hiasan dinding, dan lainnya. Ada pula anyaman ketak, yang terbuat dari sejenis tanaman liar yang tumbuh di daerah Lombok. Serat dari tanaman inilah yang kemudian dianyam, hingga menjadi barang-barang unik, seperti tatakan gelas, tempat perhiasan, meja, dan lain-lain.

4. Kopi Lombok

Biji kopi dipilih setelah di sangrai, di Desa Wisata Bonjeruk, Lombok, NTB. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Para pecinta kopi mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama kopi Lombok. Ada dua kopi yang wajib kamu bawa sebagai oleh-oleh, yaitu Gangga Lombok dan Kopi Arabika Sembalun.

Kopi Gangga Lombok merupakan kopi jenis Robusta yang sudah mendunia. Kopi jenis ini sudah terkenal di Korea Selatan dan Irlandia. Cita rasa kopi ini pun sangat lembut dan memiliki empat varian rasa, yaitu gula merah, coklat, leci, dan karamel.

Sedangkan kopi Arabika Sembalun memiliki cita rasa asam yang kuat, sehingga membuat orang-orang akan ketagihan kalau sudah mencicipinya.

5. Terasi Lombok

Ilustrasi terasi Foto: dok.Shutterstock

Lombok juga punya terasi yang bisa menyulap masakanmu jadi luar biasa, lho! Sebagian besar masakan lombok berbahan dasar terasi. Daerah ini memiliki 3 jenis terasi, yaitu jerowaru, lengkare, beroq.

Jerowaru memiliki ciri khas dengan warnanya sedikit lebih merah, karena berbahan dasar udang rebon dan juga aroma jerowaru lebih lembut, rasanya pun agak manis.

Lengkare adalah terasi berwarna kemerahan yang juga terbuat dari udang rebon. Teksturnya lembut, dengan sedikit rasa manis.

Berbeda dengan dua lainnya, beroq adalah terasi yang terbuat dari campuran udang dan ikan. Hal tersebut yang menyebabkan aromanya menjadi lebih tajam dan rasanya agak sedikit pahit.

Ilustrasi kerajinan tangan. Foto: Shutterstock

Oleh-oleh dari Lombok memang bervariasi dan bisa disesuaikan dengan siapa yang akan menerimanya. Semoga kelima rekomendasi oleh-oleh khas Lombok di atas bisa membantu kamu yang bingung ingin membawa apa saat pulang berlibur dari Lombok.

Yang lebih membahagiakan adalah, dengan #BeliKreatifLokal maka kita juga turut membantu ekonomi kreatif di Lombok untuk terus maju.

Tentunya, jika membeli oleh-oleh tak jarang kamu akan menemukan kerumunan dan keramaian di tempatnya, jadi jangan lupa untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 6M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama, ya!