Melihat Keindahan Helena Sky Bridge di Kerajaan Kupu-kupu Makassar

Makassar ternyata tidak hanya punya Pantai Losari ataupun Coto Makassar yang menjadi ciri khas kotanya, terhitung sejak tahun 2017 sebuah jembatan yang dinamakan Helena Sky Bridge resmi beroperasi dan melengkapi keindahan di Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Makassar.

Dikenal sebagai Kerajaan Kupu-Kupu di Indonesia, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung (TNBB) yang berlokasi di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan ini memiliki 247 jenis kupu-kupu, salah satunya adalah kupu-kupu yang dilindungi yaitu spesies Kupu-Kupu Raja (Troides Helena) yang namanya diambil menjadi nama jembatan ini.

Helena Sky Bridge adalah jembatan yang tergantung di lereng gunung batu karst. Jembatan ini memiliki panjang 50 m dan berada di ketinggian ± 100 meter di atas permukaan laut dan melintas tepat di atas penangkaran kupu-kupu yang berukuran kurang lebih 7.000 meter persegi.


Dari atas jembatan, pengunjung dapat melihat bentangan geomorfologi kawasan gunung batu Maros Pangkep dengan ciri khas tower karstnya yang unik yang dikenal sebagai tower karst terbesar dan terindah kedua setelah kawasan karst di Cina serta beragamnya kupu-kupu yang ada di TNBB.
Pemandangan apik dari atas jembatan ini berhasil menarik perhatian pengunjung dan menjadi salah satu spot yang instagramable di TNBB.



Bukan hanya wisatawan domestik yang telah berkunjung dan menyempatkan diri melakukan swafoto di atas Helena Sky Bridge, wisatawan asing juga ambil kesempatan untuk berswafoto di jembatan ini. Pemandangan eksotis dari batu Karst, pepohonan hijau yang berada di kiri-kanan jembatan, serta peralatan keselamatan yang dikenakan pada pengunjung membuat foto yang dihasilkan terlihat apik.

Selain foto yang dihasilkan, pengunjung juga merasakan pengalaman yang memacu adrenalin ketika berjalan melewati jembatan gantung di ketinggian 100 m sambil menikmati pemandangan kupu-kupu di bawah jembatan.


Ide pembangunan Helena Sky Bridge sendiri adalah membuat sebuah pengelolaan kawasan konservasi yang multi fungsi dan memperkuat dome sanctuary kupu-kupu.
Awalnya jembatannya digunakan untuk akses pembersihan dome kupu-kupu yang berisi penangkaran kupu-kupu dan pakannya yang ditanam didalam dome tersebut.
Menurut Kepala Pengelola Helena Sky Bridge, Andi Mulatauwe adanya obyek wisata ini membuat jumlah wisatawan semakin meningkat.
"Sejak adanya Helena Sky Bridge, semakin banyak wisatawan yang berkunjung, berfoto dan teredukasi tentang kupu-kupu," katanya.
TNBB berjarak sekitar 40 km dari kota Makassar dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam, buka mulai pukul 08.00-17.00. Untuk dapat mengunjungi Helena Sky Bridge dikenakan biaya tiket masuk seharga Rp. 20.000 di hari biasa dan Rp. 22.500 di hari libur.
