Kumparan Logo

Minat Turis Asing yang Cicipi Hidangan Lokal Indonesia Terus Meningkat

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kuliner Empal Gentong Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kuliner Empal Gentong Foto: Shutterstock

Ngomongin kuliner Indonesia memang tidak akan pernah ada habisnya. Dari Sabang hingga Merauke, semuanya memiliki ciri khas dan cita rasanya masing-masing.

Tak mengherankan kalau hidangan lokal Indonesia tak hanya berhasil memikat turis dalam negeri, tetapi juga turis asing.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, menyebut minat turis asing yang ingin mencicipi kuliner khas Nusantara meningkat signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kuliner yang kita miliki sudah menjadi aset berharga bagi bangsa. Dengan meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman gastronomi, potensi Indonesia sungguh besar,” ujarnya, seperti dikutip dari Antara.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberikan keterangan pers Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) di Gedung Kemenpar Jakarta, Senin (22/9/2025). Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Tak hanya itu, pengakuan internasional terhadap kuliner Indonesia juga makin terlihat. Menurut TasteAtlas, Indonesia kini berada di peringkat ketujuh kuliner terbaik dunia, sekaligus nomor satu di Asia Tenggara. Enam kota di Indonesia juga berhasil masuk daftar "100 Best Food Cities".

Data pencarian Agoda periode Juni-Juli 2025 menempatkan Indonesia dalam lima besar destinasi kuliner dunia, bersanding dengan Jepang, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Tak hanya itu, jumlah kunjungan turis asing hingga Juli 2025 sudah mencapai 8,5 juta orang, tumbuh 10 persen dibanding periode sama tahun lalu. Lonjakan ini diyakini tak lepas dari daya tarik kuliner yang semakin menonjol.

Wonderful Indonesia Gourmet Diluncurkan

Ilustrasi Kuliner Indonesia Foto: Shutterstock/Ariyani Tedjo

Melihat peluang tersebut, Kemenparekraf berkolaborasi dengan Indonesia Gastronomy Network meluncurkan program Wonderful Indonesia Gourmet (WIG). Salah satu langkah nyatanya adalah penerbitan buku panduan kuliner “Indonesia Gourmet Guide”, yang akan resmi diluncurkan 25 September 2025 di Hotel Kempinski Jakarta.

Panduan ini dirancang untuk membantu turis menjelajahi ragam kuliner Nusantara, sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata kuliner kelas dunia.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana memberikan keterangan pers Wonderful Indonesia Gourmet (WIG) di Gedung Kemenpar Jakarta, Senin (22/9/2025). Foto: Azalia Amadea/Kumparan

Ketua Indonesia Gastronomy Network, Vita Datau, mengingatkan pemerintah agar tak tergesa-gesa mengundang pengulas luar negeri seperti Michelin Star. Menurutnya, yang lebih penting saat ini adalah mematangkan fondasi industri kuliner lokal.

“Kalau saya diminta memberi nasihat pada pemerintah, saya akan bilang jangan buang uang untuk mengundang Michelin Star sekarang, karena kita harus siapkan dulu fondasinya,” tegasnya.

Ia menilai kondisi Indonesia serupa dengan Thailand, di mana jajanan kaki lima menjadi daya tarik utama. Namun, Indonesia perlu lebih agresif mempromosikan gastronominya, agar siap bersaing di panggung global.

Kuliner Jadi Pintu Masuk Wisata Lebih Luas

com-Tik Tok, ilustrasi kuliner khas Indonesia Foto: Shutterstock

Dengan pertumbuhan industri makanan dan minuman yang mencapai Rp 1,53 triliun di 2024, dan terus meningkat rata-rata 8,62 persen per tahun, sektor kuliner dinilai bisa menjadi motor baru pariwisata Indonesia.

Namun, selain industri kuliner itu sendiri, Vita menekankan pentingnya meningkatkan kebersihan, keamanan, dan fasilitas destinasi, agar wisatawan semakin nyaman.

“Kalau ini semua disiapkan, Indonesia bukan hanya jadi tujuan wisata alam dan budaya, tapi juga akan diingat dunia sebagai surga kuliner,” pungkas Vita.