Mudahkan Pendakian, Gunung Kilimanjaro Kini Dilengkapi Internet Kecepatan Tinggi
·waktu baca 2 menit

Gunung Kilimanjaro di Tanzania, Afrika, masih menjadi primadona bagi para pendaki di seluruh dunia. Gunung dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu tak hanya indah, tetapi juga dikenal sebagai salah satu dari tujuh puncak dunia.
Ada kabar gembira bagi pendaki yang akan melakukan pendakian ke gunung tertinggi di Benua Afrika tersebut. Gunung tersebut kini dilengkapi dengan layanan internet berkecepatan tinggi yang akan semakin memudahkan pendakian.
Pendaki pun tak perlu menunggu waktu lama untuk membagikan pengalamannya ke media sosial saat mendaki gunung itu.
Dilansir The National, layanan internet berkecepatan tinggi tersebut diperkenalkan oleh Tanzania Telecommunications Corporation pada Selasa (16/8).
Menteri Informasi, Komunikasi dan Teknologi Informasi Tanzania, Nape Moses Nnauye, juga turut memperkenalkan layanan tersebut lewat akun Twitter pribadinya.
“Wisatawan sekarang dapat berkomunikasi di seluruh dunia dari puncak Gunung Kilimanjaro.” tulis Nnauye.
Konektivitas internet di Gunung Kilimanjaro dapat diakses di pondok perkemahan Horombo dengan ketinggian 3.720 meter di atas permukaan laut.
Nnauye menambahkan, layanan ini akan ditingkatkan hingga akan mencapai puncak tertingginya, yaitu Uhuru, dengan ketinggian 5.895 meter di atas permukaan laut.
Adapun, layanan tersebut rencananya akan segera diluncurkan pada akhir 2022 atau sekitar bulan Oktober mendatang.
"Hari ini di Gunung Kilimanjaro: Saya sedang membangun komunikasi internet berkecepatan tinggi (broadband) di atap Afrika,” imbuhnya.
Gunung Kilimanjaro merupakan salah satu destinasi wisata terkemuka di Tanzania yang menarik sekitar 50 ribu pendaki setiap tahunnya dari seluruh dunia untuk mencapai puncak gunung tersebut.
Akses Internet di Atap Dunia Lainnya
Selain Gunung Kilimanjaro, layanan internet juga tengah dibangun di Gunung Everest yang menjadi puncak tertinggi di dunia. Jaringan 4G rencananya akan hadir di Atap Dunia pada akhir 2022.
Perusahaan telekomunikasi swasta di Nepal, yakni Ncell, rencananya akan membangun menara komunikasi di ketinggian 5.200 mdpl.
Jika hal ini terwujud, menara telekomunikasi tersebut menjadi yang tertinggi di dunia yang pernah dibangun. Sebelumnya, para pendaki di Gunung Everest harus membawa telepon satelit untuk bisa berkomunikasi atau meminta bantuan jika terjadi keadaan darurat.
Dengan hadirnya layanan itu, tentunya pendaki akan semakin dimudahkan saat melakukan pendakian ke Gunung Everest.
