Mulai 12 Juli, Penumpang Pesawat Wajib Tes COVID-19 di Lab yang Diakui Kemenkes

9 Juli 2021 14:19
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Calon penumpang pesawat di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (1/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang pesawat di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (1/7/2021). Foto: Fikri Yusuf/ANTARA FOTO
ADVERTISEMENT
Pemerintah mengambil langkah tegas untuk menekan penyebaran COVID-19 yang kian masif dengan memberlakukan syarat terbang terbaru. Mulai 12 Juli, calon penumpang pesawat hanya diperbolehkan melakukan tes COVID-19 berupa PCR atau Rapid antigen pada laboratorium yang diakui Kementerian Kesehatan.
ADVERTISEMENT
Dilansir dari situs resmi Kemenkes, hasil tes PCR atau antigen yang valid hanya berasal dari 742 laboratorium yang terafiliasi dengan big data Kemenkes yang bernama New All Record (NAR). Jadi, hanya hasil swab PCR/Antigen dari lab yang sudah terafiliasi yang bisa dipakai sebagai syarat penerbangan.
''Dengan mekanisme baru ini, maka pengecekan kesehatan penumpang dilakukan saat keberangkatan dan bukan saat kedatangan sehingga bisa membuat para penumpang merasa lebih aman dan nyaman,'' tutur Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin.
Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5).  Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
Hasil pemeriksaan yang masuk ke dalam NAR akan terkoneksi dengan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, operator penerbangan dengan mudah melakukan pengecekan kesehatan penumpang secara otomatis melalui QR code di aplikasi Pedulilindungi atau menunjukkan nomor NIK di counter check-in.
ADVERTISEMENT
Sehingga, penumpang tidak perlu lagi menunjukkan dokumen hardcopy. Budi Gunadi Sadikin menyebut, dengan mekanisme penerbangan baru itu maka bisa dipastikan hanya penumpang yang sehat yang bisa masuk ke pesawat.
''Kita ingin di Kemenkes mengintegrasikan aplikasi terkait dengan COVID-19 dan vaksinasi ke dalam aplikasi Pedulilindungi,'' kata Budi.
Calon penumpang berjalan untuk lapor diri sebelum naik pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/12/2020).  Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang berjalan untuk lapor diri sebelum naik pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (23/12/2020). Foto: Muhammad Iqbal/ANTARA FOTO
Proses check-in dengan aplikasi Pedulilindungi ini akan diuji coba untuk penerbangan rute Jakarta-Bali dan Bali-Jakarta, mulai 5 sampai 12 Juli 2021. Sementara itu, lab yang belum masuk terdaftar di NAR, mulai Senin (12/7) tidak berlaku sebagai syarat penerbangan.
Mekanisme pengecekan dengan big data NAR ini nantinya akan dilakukan juga pada saat pemesanan tiket di airlines maupun secara online, dan akan diperluas ke moda transportasi darat dan laut dalam waktu dekat.
ADVERTISEMENT
Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5).  Foto: Fauzan/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Calon penumpang pesawat mengantre saat lapor diri di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu (5/5). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Untuk DKI Jakarta, terdapat 13 laboratorium pemeriksaan PCR dan Antigen yang diakui Kemenkes. Berikut daftarnya:

  1. Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi DKI Jakarta
  2. Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit Jakarta
  3. Balai Besar Laboratorium Kesehatan Jakarta
  4. Rumah Sakit Medistra
  5. Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto
  6. Laboratorium Klinik Kimia Farma
  7. Rumah Sakit Bunda
  8. Rumah Sakit Pertamina Jaya
  9. Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita
  10. Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati
  11. Rumah Sakit Kanker Dharmais
  12. Rumah Sakit Polri Kramat Jati
  13. Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan
Petugas memeriksa tiket calon penumpang di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
zoom-in-whitePerbesar
Petugas memeriksa tiket calon penumpang di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Selasa (4/2/2020). Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

Berikut daftar 15 laboratorium pemeriksaan PCR dan Antigen di Bali yang berlaku untuk syarat penerbangan baru.

ADVERTISEMENT
  1. Balai Laboratorium Kesehatan Bali
  2. Unit Pelaksana Teknis Daerah Laboratorium Kesehatan Daerah Provinsi Bali
  3. Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Tabanan, Bali
  4. Laboratorium Rumah Sakit Umum Bali Jimbaran, Bali.
  5. Laboratorium Siloam Hospitals Bali
  6. Laboratorium Rumah Sakit Daerah Mangusada
  7. Kabupaten Badung, Bali
  8. Laboratorium Klinik Diagnos, Bali
  9. Laboratorium Rumah Sakit Tk. II Udayana, Provinsi Bali
  10. Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Buleleng, Provinsi Bali
  11. Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Klungkung, Provinsi Bali
  12. Laboratorium Rumah Sakit Umum Ganesha, Provinsi Bali
  13. Laboratorium Klinik Utama Niki Diagnostic Center, Provinsi Bali.
  14. Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Wangaya Denpasar, Provinsi Bali.
  15. Laboratorium Klinik Utama Dharma Sidhi, Provinsi Bali.
  16. Laboratorium Rumah Sakit Umum Daerah Karangasem, Provinsi Bali.
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020