Museum Agung Mesir Senilai Rp 16 Triliun Akan Segera Dibuka pada 1 November 2025
·waktu baca 2 menit

Setelah penantian yang cukup panjang, Mesir akhirnya menetapkan pembukaan resmi Grand Egyptian Museum (GEM) pada 1 November mendatang. Museum arkeologi senilai 1 miliar dolar AS (sekitar Rp 16 triliun) yang terletak di dekat Piramida Giza ini digadang-gadang menjadi yang terbesar di dunia yang didedikasikan untuk satu tahun peradaban.
Dilansir AFP, memamerkan lebih dari 100.000 artefak Mesir kuno, termasuk koleksi harta karun legendaris Firaun Tutankhamun. Dengan luas mencapai 50 hektare, GEM diharapkan menjadi magnet baru bagi wisatawan yang ingin menyelami kekayaan sejarah Mesir.
Perdana Menteri Mesir, Moustafa Madbouly, mengatakan Presiden Abdel Fattah al-Sisi telah menyetujui tanggal pembukaan tersebut.
Ia menyebut peresmian GEM akan menjadi “acara luar biasa” yang menampilkan warisan budaya Mesir sekaligus mendongkrak kunjungan wisata.
Diharapkan Tarik 5 Juta Wisatawan
Rencana pembukaan sebelumnya dijadwalkan pada 3 Juli, namun tertunda akibat ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Sebelumnya, proyek ambisius ini juga mengalami berbagai hambatan, mulai dari gejolak politik hingga pandemi COVID-19.
Otoritas Mesir memproyeksikan museum ini mampu menarik hingga lima juta pengunjung setiap tahunnya, memberi dorongan signifikan bagi industri pariwisata — salah satu sumber devisa terbesar negara itu.
Dengan pembukaan GEM, wisatawan yang berkunjung ke Mesir tak hanya dapat mengagumi keajaiban arsitektur Piramida, tetapi juga menjelajahi kekayaan artefak berusia ribuan tahun yang tersimpan dalam satu kompleks modern nan megah.
