Pemanasan Global Buat Masalah Penerbangan, Jadwal Pagi dan Malam Jadi Solusi
·waktu baca 2 menit

Pemanasan global di dunia ini memang sulit untuk dihindari lagi, tapi ternyata hal tersebut juga mempengaruhi saat pesawat akan melakukan lepas landas.
Hal ini tentu akan berakibat banyak maskapai penerbangan diharuskan mengurangi kapasitasnya saat akan melakukan lepas landas dari bandara.
“Tantangan dasar yang dihadapi pesawat mana pun saat lepas landas adalah bahwa pesawat sangat berat, dan gravitasi ingin menahannya di darat,” kata Profesor ilmu atmosfer di University of Reading di Inggris, Paul Williams, seperti dikutip dari CNN.
"Pengangkatan tergantung pada beberapa faktor, tetapi salah satu yang paling penting adalah suhu udara. Saat udara memanas, jumlah molekul yang tersedia untuk mendorong pesawat ke atas juga ikut berkurang," tambahnya.
Williams dan timnya meneliti data historis dari 10 bandara Yunani, yang semuanya dicirikan oleh suhu musim panas yang tinggi dan landasan pacu yang pendek. Mereka menemukan pemanasan 1,35 derajat Fahrenheit (0,75 celcius) per dekade sejak tahun 1970-an.
Tim kemudian memasukkan suhu dan angin tersebut ke dalam kalkulator performa lepas landas pesawat, untuk berbagai jenis pesawat yang berbeda, termasuk Airbus A320 yang merupakan salah satu pesawat paling populer di dunia.
"Apa yang kami temukan adalah berat lepas landas maksimum telah berkurang 280 pon (127 kilogram) setiap tahun. Itu setara dengan berat satu penumpang ditambah koper mereka, yang berarti setidaknya setiap tahun berkurang satu penumpang yang dapat dibawa," ungkap William.
Solusi untuk Maskapai Penerbangan
Meski demikian, setiap masalah pasti ada penyelesaiannya. Salah satunya adalah maskapai penerbangan harus memiliki jadwal keberangkatan lebih banyak di pagi dan malam hari.
Sementara itu, pabrikan seperti Boeing sudah menawarkan opsi "panas dan tinggi" pada beberapa pesawat mereka, untuk maskapai yang berencana menggunakannya secara luas di bandara dengan ketinggian dan suhu tinggi.
Opsi ini memberikan daya dorong ekstra dan permukaan aerodinamis yang lebih besar untuk menebus hilangnya daya angkat, tanpa mengubah jangkauan atau kapasitas penumpang.
Tentu saja, pendekatan yang lebih drastis adalah dengan memperpanjang landasan pacu, meskipun hal ini mungkin tidak dapat dilakukan di semua bandara.
Namun, dalam beberapa kasus, solusi ini tidak berlaku. Sebab, solusi untuk mengurangi penumpang masih menjadi yang terbaik.
"Orang-orang yang dikeluarkan dari pesawat, karena terlalu panas jarang terjadi dan akan tetap langka. Kebanyakan pesawat tidak pernah mencapai berat lepas landas maksimum, jadi ini akan terjadi dalam kasus marginal dan kebanyakan bandara dengan landasan pacu pendek, di ketinggian tinggi, dan di musim panas," ujar William.
