Kumparan Logo

Pemasangan Stairlift Tak Ganggu Candi Borobudur, Kini Sudah Dibongkar

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampakan stairlift yang dipasang di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan stairlift yang dipasang di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Pemasangan stairlift di Candi Borobudur saat kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Emmanuel Macron, pada 29 Mei lalu sempat menimbulkan pro dan kontra.

Di satu sisi, stairlift dianggap dapat meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas dan lanjut usia untuk menikmati keindahan candi. Di sisi lain, ada kekhawatiran bahwa pemasangan stairlift dapat merusak keaslian dan kesakralan candi, serta menimbulkan dampak negatif terhadap kelestarian warisan budaya.

Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Candi Borobudur. Foto: Dok. InJourney

Pgs. Commercial Group Head PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko (PT TWC), Yusuf Eko Nugroho, memastikan pemasangan stairlift di Candi Borobudur tidak merusak situs warisan dunia UNESCO tersebut. Selain menggunakan material yang aman, stairlift dipasang dengan cara ditempelkan, bukan ditanam atau dibaut pada bagian tembok candi.

"Itu tidak ada bahan material yang misalnya baut gitu, terus ditanam itu nggak ada. Jadi, itu betul-betul hanya plug and play, hanya ditaruh saja, dan melepasnya juga tinggal diangkat saja. Jadi, nggak ada yang betul-betul ditanam atau merusak situs candi itu, nggak ada sama sekali," ujar Yusuf saat ditemui kumparan di Yogyakarta, Selasa (12/8).

Meski menimbulkan pro dan kontra, Yusuf mengatakan bahwa pemasangan stairlift tersebut sebenarnya untuk memudahkan wisatawan, khususnya mereka yang masuk dalam kelompok rentan.

Penampakan stairlift yang dipasang di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). Foto: Arfiansyah Panji Purnandaru/kumparan

Stairlift di Candi Borobudur tersebut dipasang di sepanjang lantai 2 hingga lantai 6

"Jadi memang itu yang cukup curam gitu ya, cukup curam. Kalau yang lantai 1, kan relatif masih agak lebar-lebar tangganya. Tapi dari 2 ke 6 itu betul-betul pendek. Nah, ini sebenarnya ini untuk antisipasi saja," ujarnya.

"Jadi, memang ini untuk mengakomodir, terutamanya para biksu, bante, ini kan banyak yang sudah berumur gitu, ya. Ini agak kesulitan untuk naik. Nah, ini sebetulnya kita uji coba," lanjut Yusuf.

Destinasi Lain yang Gunakan Lift atau Eskalator

Lift khusus untuk difabel di Acropolis, Yunani Foto: alexzzamm/Shutterstock

Di balik pro dan kontra pemasangan stairlift di Candi Borobudur, Yusuf mengatakan beberapa destinasi lain di dunia sudah melakukan hal serupa, salah satunya adalah Akropolis Athena di Yunani.

Seperti dikutip dari laman resmi, destinasi ini dilengkapi lift khusus untuk pengunjung. Lift dibangun untuk membantu individu mencapai Bukit Akropolis dengan mudah, meskipun aksesnya memerlukan bantuan staf di lokasi.

Ada pula Mandalay Hill di Myanmar, yang di puncak bukitnya, yaitu Pagoda Sutaungpyei, terdapat fasilitas eskalator yang melengkapi bagian terakhir pendakian. Mengutip laman Visit Myanmar, penggunaan fasilitas ini dikenakan biaya.

Suasana Candi Borobudur. Foto: Dok. InJourney

Sementara itu, terkait stairlift, Yusuf mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui bahwa stairlif itu akan dipermanenkan atau tidak. Pemasangan stairlift di Candi Borobudur masih dalam kajian pihak terkait.

"Dan karena itu kemarin masih masa uji coba dan ini masih kajian dengan kementerian terkait gitu, ya. Sementara ini dicopot dulu. Untuk ke depannya, kita belum tahu," pungkasnya.