Kumparan Logo

Pemkab Sukabumi Diminta Fokus Kembangkan Geopark Ciletuh

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Air terjun di Geopark Ciletuh, Sukabumi Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Air terjun di Geopark Ciletuh, Sukabumi Foto: Shutter Stock

Geopark Ciletuh Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, dinilai mampu mendatangkan banyak wisatawan jika atraksi wisata dan faktor pendukungnya ditambah. Apalagi, nama geopark satu ini makin bergaung setelah ditetapkan sebagai UNESCO Global Geopark (UGG) pada 2018.

Geopark Ciletuh memiliki potensi wisata yang luar biasa besar jika digarap secara serius. Menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, pihaknya terus berupaya mendorong peningkatan daya tarik wisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Geopark Ciletuh Palabuhanratu ini merupakan salah satu destinasi andalan Kabupaten Sukabumi sehingga, keberadaannya harus terus dilengkapi dan jaga agar daya tarik wisatawan untuk datang terus meningkat," kata Yudha seperti dikutip dari Antara pada Minggu (10/11).

Wisata Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Foto: Antara/Novrian Arbi

Yudha mengungkapkan, tak semua daerah punya objek wisata yang lengkap seperti Geopark Ciletuh. Oleh sebab itu, ia meminta kepada Pemkab Sukabumi untuk fokus dalam menata, membenahi, hingga menambah sarana dan prasarananya, di luar dari objek wisata yang ada.

Selain itu, posisi Geopark Ciletuh yang merupakan UGG membuatnya harus dipromosikan lebih masif lagi agar bisa mendatangkan banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar negeri untuk menikmati keindahan tempat tersebut.

Meski begitu, Yudha pun tak memungkiri masih terdapat beberapa kendala dalam pengembangan salah satu destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukabumi tersebut. Salah satunya adalah kemacetan yang menjadi permasalahan saat berkunjung ke Geopark Ciletuh contohnya adalah wisatawan kerap terkena imbas kemacetan dari arah Jakarta maupun Bandung.

Ilustrasi kemacetan di dalam tol. Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

"Tapi, masalah kemacetan itu saat ini sudah semakin terkikis setelah pemerintah pusat membangun akses jalan untuk mempermudah masuknya wisatawan, investor, dan lainnya ke Sukabumi seperti dibangunnya Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) dan Jalur Ganda Kereta Api Sukabumi-Bogor," imbuh Yudha.

Pembangunan infrastruktur ini tentunya sangat membantu Kabupaten Sukabumi terkait akses transportasi. Apalagi, Yudha mengungkapkan bahwa kabarnya pemerintah pusat berencana membangun tol hingga Palabuhanratu.

Berbagai program pembangunan konektivitas transportasi yang dilakukan pemerintah tentunya harus diimbangi oleh Pemkab Sukabumi dalam melakukan pembenahan dan mempromosikan berbagai potensi wisata yang ada khususnya Geopark Ciletuh Palabuhanratu.

Wisata Geopark Ciletuh-Palabuhan Ratu Foto: Antara/Novrian Arbi

Oleh sebab itu, pihaknya sangat mendukung adanya pembangunan tol, jalur ganda kereta api, dermaga hingga bandara. Tapi Pemkab Sukabumi pun harus dengan cepat mengambil langkah seperti menyediakan sarana dan prasarana lainnya untuk wisatawan.

Selain itu, menata objek wisata dan memberdayakan masyarakat sekitar untuk membuat berbagai kerajinan khas Sukabumi atau Geopark Ciletuh Palabuhanratu untuk kenang-kenangan wisatawan merupakan hal yang bisa dilakukan untuk mendukung pengembangan wisata di Geopark Ciletuh.

Biasanya kerajinan tersebut diberikan wisatawan kepada rekan maupun keluarganya sebagai bukti pernah datang ke suatu objek wisata dan tentunya ini bisa menjadi nilai promosi tersendiri untuk mendatangkan wisatawan.