Kumparan Logo

Pemuda Ini Temukan Harta Karun yang Terkubur Lebih 1.000 Tahun di Bengkel Israel

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Arkeolog Israel Shahar Krispin menunjukkan koin emas, yang ditemukannya di sebuah situs arkeologi di Israel Tengah. Foto: Heidi Levine/Pool via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Arkeolog Israel Shahar Krispin menunjukkan koin emas, yang ditemukannya di sebuah situs arkeologi di Israel Tengah. Foto: Heidi Levine/Pool via REUTERS

Pemuda Israel menemukan ratusan koin emas yang disimpan di bejana tanah liat selama lebih dari seribu tahun. Otoritas Kepurbakalaan Israel mengatakan bahwa harta karun itu ditemukan pada 18 Agustus.

Sebanyak 425 koin emas berhasil diselamatkan. Sebagian besar koin tersebut berasal dari periode Dinasti Abbasiyah sekitar 1.100 tahun lalu. Arkeolog dari Israel Antiquities Authorities Liat Nadav-Ziv dan Elie Haddad, dalam sebuah pernyataan bersama mengatakan itu adalah temuan yang sangat langka.

Dilansir Reuters, mulanya, sejumlah remaja secara sukarela melakukan penggalian di Israel tengah. Kala itu, lokasi tersebut tengah dilakukan melakukan pembangunan. Nadav-Ziv mengatakan bahwa ini merupakan salah satu temuan harta karun berskala besar yang ditemukan di Israel.

“Orang yang mengubur harta karun ini 1.100 tahun yang lalu pasti berharap untuk mengambilnya dan bahkan mengamankan bejana itu dengan paku agar tidak bergerak. Kami hanya bisa menebak apa yang mencegahnya kembali untuk mengumpulkan harta karun ini, ”kata direktur penggalian Liat, Nadav-Ziv.

Harta karun koin emas yang ditemukan di Israel. Foto: Associated Press (AP)

Mulanya, sejumlah remaja secara sukarela melakukan penggalian di sekitar area bengkel yang sedang dibangun. Hingga kini, identitas pemilik harta karun tersebut masih menjadi misteri.

“Saya menggali tanah dan ketika saya menggali tanah, melihat apa yang tampak seperti daun yang sangat tipis. Ketika saya melihat lagi, saya melihat ini adalah koin emas. Sungguh menyenangkan menemukan harta karun,'' kata Oz Cohen, salah satu sukarelawan yang menemukan harta karun itu.

Arkeolog Israel Shahar Krispin menghitung koin emas, yang ditemukannya di sebuah situs arkeologi di Israel Tengah. Foto: Heidi Levine/Pool via REUTERS

Seorang ahli koin di Antiquities Authority, Robert Kool, mengatakan pada masa periode kekhalifahan Abbasiyah abad ke-9, 425 koin emas murni 24 karat akan menjadi jumlah uang yang fantastis pada saat itu.

“Misalnya, dengan uang sebanyak itu, seseorang dapat membeli rumah mewah di salah satu lingkungan terbaik di Fustat, Ibu Kota Mesir yang sangat kaya pada masa itu,” kata Kool.

Pada 2015, penyelam amatir menemukan sekitar 2.000 koin emas di lepas pantai kota pelabuhan kuno Caesarea. Koin emas tersebut diyakini berasal dari periode Dinasti Fatimiyah pada abad ke-10 dan ke-11.

"Mudah-mudahan studi tentang penimbunan koin ini akan memberi tahu kita lebih banyak tentang periode yang masih sangat sedikit kita ketahui," pungkas Kool.

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).