Penjelasan TN Komodo soal Harga Tiket Rp 3,750 Juta: untuk Kontribusi Konservasi
·waktu baca 3 menit

Taman Nasional Komodo mengumumkan akan melakukan pembatasan kunjungan menjadi hanya 200 ribu pengunjung per tahun.
Pembatasan tersebut akan berlaku pada 1 Agustus 2022 mendatang. Namun, beberapa hari terakhir ada kabar kalau harga tiket ke Taman Nasional sebesar Rp 3,750 juta per orang dan per tahun.
Melalui siaran pers yang diterima kumparan, pihak Taman Nasional Komodo mengklarifikasi, kalau biaya tersebut bukanlah harga tiket. Melainkan merupakan biaya kontribusi untuk konservasi.
“Penetapan biaya sebesar Rp 3,750 juta per orang yang berlaku selama satu tahun merupakan biaya kontribusi untuk program konservasi Pulau Komodo, Pulau Padar, dan kawasan perairan sekitarnya, bukan sekadar harga tiket masuk ke Taman Nasional Komodo," kata Koordinator Pelaksana Program Penguatan Fungsi di Taman Nasional Komodo, Carolina Noge.
"Pengunjung yang akan melakukan kunjungan diwajibkan melakukan registrasi dan reservasi secara online satu pintu melalui aplikasi," tambahnya.
Penentuan biaya ini sudah disesuaikan untuk konservasi, manajemen kunjungan, pengelolaan sampah, pemulihan terumbu karang yang rusak, pemberdayaan masyarakat lokal, optimalisasi pengawasan terkait perburuan liar, pemancingan ilegal, penggunaan pukat harimau dan overfishing; dan masih banyak lagi,
Penetapan harga ini menimbulkan pro kontra dari para netizen. Karena, awalnya harga masuk ke Taman Nasional Komodo untuk turis lokal dikenakan biaya Rp 7.500 per orang.
Sedangkan untuk turis asing, semula harga masuknya berkisar di Rp 150 ribu hingga Rp 225 ribu. Namun, setiap kegiatan yang akan dilakukan akan dikenakan biaya lagi.
Ada 6 aktivitas wisata yang diperbolehkan untuk dilakukan di kawasan Taman Nasional Komodo, seperti trekking, pengamatan hidupan liar, snorkeling, diving, sport fishing, dan fotografi.
Dr. Irman Firmansyah yang melakukan Kajian Daya Dukung Daya Tampung (DDDT) Berbasis Jasa Ekosistem di Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Kawasan Perairan Sekitar, mengatakan biaya kontribusi ini akan digunakan sebagai program konservasi untuk memperbaiki kembali ekosistem yang rusak atau berkurang nilainya.
“Setiap pengunjung yang datang ke Taman Nasional Komodo, perlu secara sadar bahwa Taman Nasional Komodo bukan semata-mata destinasi pariwisata, melainkan satu-satunya wilayah konservasi untuk komodo yang ada di dunia. Jika hanya ingin melihat komodo, wisatawan bisa mengunjungi kebun binatang,” ujar Dr. Irman Firmansyah.
Yang perlu diketahui adalah Rp 3,750 juta merupakan biaya yang harus dibayarkan untuk mendatangi Taman Nasional Komodo meliputi Pulau Komodo, Pulau Padar, dan Kawasan Perairan Sekitarnya.
"Biaya tersebut tidak hanya untuk tiket masuk di dalamnya, melainkan kompensasi atas jasa ekosistem yang hilang yang dituangkan dalam program konservasi, pemberdayaan masyarakat lewat hasil usaha ekonomi, dan sebagai tenaga kerja atau mitra, serta penerimaan negara dalam bentuk tiket," pungkas Carolina Noge.
Harga tersebut berlaku untuk satu tahun, jadi kalau kamu ingin mengulang perjalananmu ke Taman Nasional Komodo tidak perlu mengeluarkan biaya lagi.
