Penyelamatan di Gua Tham Luang Thailand Berbuah Kunjungan Turis

20 Juni 2019 7:24 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Sejumlah pengunjung di Gua Tham Luang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
zoom-in-whitePerbesar
Sejumlah pengunjung di Gua Tham Luang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
ADVERTISEMENT
Masih ingat kejadian tentang 12 anak dan seorang pelatih asal Thailand yang hilang di Gua Tham Luang pada Juli 2018 lalu? Jika iya, tentunya kamu pasti ingat pula tentang salah seorang sosok penyelamat bernama Saman Gunan yang tewas saat misi penyelamatan berlangsung.
ADVERTISEMENT
Ya, misi penyelamatan tim sepak bola Babi Hutan yang terjebak dalam gua selama 12 hari akibat banjir tersebut memakan korban seorang pria dengan tugas mulia. Kini, jasa Saman Gunan diabadikan oleh Pemerintah Thailand dalam sebuah patung perunggu.
Patung perunggu penyelam yang tewas akibat kehabisan oksigen tersebut menjadi landmark ikonik di depan kawasan Gua Tham Luang yang berada di Distrik Mae Sai. Setiap orang yang datang berkunjung berusaha untuk mengambil foto dan mengabadikan momen di gua ini.
Gua Tham Luang menjadi destinasi baru Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Dilansir AFP, semenjak kejadian terperangkapnya 12 anak dari tim sepak bola Babi Hutan bersama dengan pelatihnya, Gua Tham Luang menjelma jadi destinasi wisata populer. Gua yang tadinya hanya dikunjungi 5 ribu orang per tahun itu kini seakan jadi destinasi yang wajib dikunjungi saat berada di Thailand.
ADVERTISEMENT
Menurut catatan pemerintah setempat, jumlah pengunjung yang menyambangi Gua Tham Luang dalam rentang waktu Oktober 2018-April 2019 saja telah mencapai 1,3 juta orang. Banyak orang yang ingin melihat sendiri seperti apa tempat anak-anak itu terperangkap, serta mengingat kembali setiap aksi heroik yang dikerahkan untuk menyelamatkan mereka.
"Sungguh menakjubkan (melihat) apa yang terjadi di sini. Saya mengikuti semua (beritanya) dari Australia," kata turis bernama John McGowan kepada AFP, sesaat setelah ia mengambil foto di pusat pengunjung sekitar 100 meter dari pintu masuk Gua Tham Luang.
Pengunjung menunggangi kuda di kawasan Gua Tham Lang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Walau menjadi destinasi 'panas' bagi wisatawan, pemerintah setempat tetap tidak mau berkompromi untuk masalah keselamatan. Sebab, Gua Tham Luang masih belum dibuka secara penuh untuk pengunjung demi alasan keamanan.
ADVERTISEMENT
"Saya ingin melihatnya dengan mata kepala sendiri," kata pria 60 tahun itu, seraya menambahkan bahwa ia sedikit kecewa, karena pengunjung masih dilarang memasuki gua.
Sejumlah pengunjung di Gua Tham Luang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Sebagai penggantinya, wisatawan bisa melihat mural berjudul "The Heroes". Lukisan dinding ini menggambarkan anak-anak pemain tim sepak bola, para penyelamat, dan Perdana Menteri Thailand Prayut Chan-O-Cha, yang membantu perjuangan penyelamatan mereka.
Lalu di tengah mural terdapat wajah Saman Gunan yang berseri sebagai pengingat jasanya membangun jalur udara bagi anak-anak yang terjebak itu. Wisatawan juga dapat membeli poster para pesepakbola ternama, mendapatkan kaos dengan cetakan wajah Saman Gunan, dan mencetak foto lengkap beserta bingkainya dengan harga terjangkau.
Sejumlah pengunjung di Gua Tham Luang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Manajer Situs Kawee Prasomphol kepada AFP menjelaskan, bahwa Pemerintah Thailand memiliki rencana yang besar untuk meningkatkan kualitas Gua Tham Luang sebagai destinasi wisata. Nantinya, pemerintah akan mengalokasikan dana sebesar 50 juta Baht atau setara Rp 22, 8 miliar untuk melakukan pengembangan.
ADVERTISEMENT
Anggaran tersebut akan digunakan untuk membangun restoran, hotel, komplek perbelanjaan, hingga beberapa kawasan perkemahan di luar taman nasional. Dengan popularitas yang besar, Tham Luang bukan berarti hanya menang dari sisi wisata saja, tetapi juga rohani.
Sejumlah pengunjung di Gua Tham Luang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Menurut turis asal Singapura bernama Cheong, Tham Luang masih harus memiliki sisi spiritual. "Sebuah keajaiban telah terjadi di sini dengan anak-anak ini," ungkapnya.
Uniknya, melesatnya popularitas Gua Tham Luang bukan hanya berdampak baik pada wisata Thailand saja, tetapi juga penjual tiket lotre. Jumlah kios penjual lotre meningkat dari puluhan menjadi sekitar 250 unit.
Penjual baju di Gua Tham Lang, Thailand. Foto: AFP/LILLIAN SUWANRUMPHA
Salah seorang penjualnya, Kraingkrai Kamsuwan (60) menuturkan, bahwa ia memindahkan kiosnya beberapa minggu setelah penyelamatan berhasil. Semenjak saat itu, ia berhasil menjual 4 ribu tiket per bulan.
ADVERTISEMENT
Ia menambahkan bahwa jumlah ini akan semakin bertambah begitu gua dibuka kembali secara penuh untuk kalangan umum dan wisatawan. "Orang-orang ingin berjudi setelah berharap beruntung dari kuil," pungkasnya.