Perjalanan Udara Internasional Bisa Pulih ke Tingkat Pra-Pandemi Tahun Depan

11 Mei 2022 12:01 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi pesawat terbang di atas kepulauan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pesawat terbang di atas kepulauan. Foto: Shutter Stock
ADVERTISEMENT
COVID-19 sudah mulai melandai dan semua sektor perlahan mulai bangkit. Mulai dari sektor ekonomi, pariwisata, dan masih banyak lagi.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan oleh direktur kelompok perdagangan Asosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA), Willie Walsh, yang mengatakan perjalanan udara secara global dapat sepenuhnya pulih ke tingkat pra-pandemi pada tahun depan. Hal ini jauh lebih awal dari yang diperkirakan.
"Kami melihat pemesanan yang sangat kuat, tentu saja semua CEO maskapai penerbangan yang saya ajak bicara tidak hanya melihat permintaan yang baik untuk perjalanan akhir tahun, tetapi mereka terus melihat permintaan seiring dengan berjalannya tahun," kata Willie Walsh, seperti yang dikutip dari Travel+Leisure, pada Rabu (11/5).
Peningkatan ini karena lalu lintas penumpang internasional secara keseluruhan meningkat lebih cepat dari yang diperkirakan. Bahkan di tengah penguncian ketat yang terus berlanjut di China, yang notabenenya menjadi pasar penerbangan utama ditambah lagi masalah wilayah udara terkait perang Rusia dan Ukraina.
Ilustrasi International Air Transport Association (IATA). Foto: AFP
"Kami melihat pemulihan yang kuat dan saya pikir pemulihan akan mengumpulkan momentum saat kami melewati sisa tahun ini hingga 2023," tambah Willie Walsh.
ADVERTISEMENT
Musim panas 2023 dinilai akan membuat perjalanan udara menjadi sangat kuat. Turis di Amerika Serikat sudah merasakan efek dari peningkatan dari perjalanan udara internasional, yaitu dengan naiknya harga penerbangan, kekurangan staf, dan meningkatnya penggunaan travel untuk liburan.
Faktanya, menurut data IATA, total lalu lintas udara internasional pada Maret 2022 lalu naik 76% dibandingkan Maret 2021, sementara total lalu lintas di Amerika Utara naik 96,5% pada Maret 2022 dibandingkan waktu yang sama tahun lalu.