Kumparan Logo

Pertama Kalinya, Indeks Paspor Terkuat di Dunia Tak Ternilai di Masa Pandemi

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nagoya Castle di Chubu, Jepang. Foto: Wisnu Prasetyo/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Nagoya Castle di Chubu, Jepang. Foto: Wisnu Prasetyo/kumparan

Peringkat global dokumen perjalanan, Henley Passport Index, beberapa waktu lalu mengeluarkan laporan tahunannya terkait paspor terkuat di dunia. Dalam Henley Passport Index 2020 ini, Jepang berada di posisi pertama dengan total bebas visa ke 191 negara.

Namun, untuk pertama kalinya dalam 14 tahun sejarahnya, indeks tersebut tidak berfungsi sama sekali. Sebab, hampir seluruh negara di dunia telah memperketat aturan larangan perjalanan akibat wabah pandemi virus corona yang semakin meluas.

Dilansir The Independent, ketua Henley Passport Indeks dan pendiri indeks paspor, Christian H. Kaelin, mengatakan bahwa secara teori warga negara Swiss dapat melakukan perjalanan ke 185 tujuan di seluruh dunia tanpa memerlukan visa terlebih dahulu.

Ilustrasi Paspor Jepang Foto: Getty Images

Tetapi, beberapa minggu terakhir, aktivitas perjalanan internasional di seluruh dunia mendadak berhenti dan sebagian maskapai penerbangan pun berhenti total.

"Karena masalah kesehatan masyarakat dan keamanan lebih diutamakan daripada yang lainnya sekarang,'' kata Kaelin.

Saat ini, sekitar 3,5 juta miliar orang atau hampir setengah populasi global telah terkurung, karena larangan perjalanan yang diberlakukan dari masing-masing negara. Namun, Pendiri dan mitra pelaksana Future Map, Parag Khanna, mengatakan bahwa saat pembatasan perjalanan tersebut dilepas, akan terjadi peningkatan yang luar biasa dalam jumlah keberangkatan.

"Setelah karantina ini selesai dan harga maskapai berdiri di puncaknya, banyak orang di seluruh dunia membeli tiket perjalanan wisata ke negara-negara yang cukup terjangkau untuk melepas penat setelah karantina yang mereka lakukan," ujar Khanna.

Ilustrasi Paspor Inggris Foto: Shutter Stock

Sementara itu, Singapura menyusul Jepang sebagai negara dengan paspor terkuat kedua di dunia versi Henley Passport Indeks 2020. Negara singa putih tersebut hanya selisih satu negara dengan Jepang, yakni 190 negara bebas visa. Posisi ketiga dihuni oleh Jerman bersama Korea Selatan dengan total 189 negara bebas visa.

Lalu, di peringkat keempat ada Finlandia dan Italia dengan kesempatan bebas visa ke 188 negara. Kemudian diikuti oleh Denmark, Luksemburg dan Spanyol di posisi kelima dengan 187 negara bebas visa.

Ilustrasi dokumen perjalanan berupa paspor dan boarding pass Foto: Unsplash/Jaimie Harmsen

Henley Passport Index adalah ukuran kekuatan paspor dalam mengakses negara-negara di dunia tanpa visa. Henley Passport Index juga disusun berdasarkan data IATA (International Air Transport Association), yaitu asosiasi yang mengelola database informasi perjalanan terbesar dan terakurat dunia.

Enggak cuma sampai situ saja, penentuan Henley Passport Index juga dilengkapi penelitian in-house dengan indeks yang diperbaharui secara real time.

Oleh karena itu, peringkat kekuatan paspor dari Henley Passport Index dinilai sangat penting, terutama bagi traveler. Karena bisa memberikan gambaran sederhana mengenai negara-negara mana saja yang bisa diakses tanpa visa, atau jenis visa apa yang mesti digunakan untuk berkunjung ke suatu negara.

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!