Food & Travel
·
24 Agustus 2020 10:17

Pertunjukan Tari Kecak Uluwutu Terapkan Protokol Kesehatan, Penari Pakai APD

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pertunjukan Tari Kecak Uluwutu Terapkan Protokol Kesehatan, Penari Pakai APD (226998)
Pertunjukan Tari Kecak di Pura Uluwatu, Bali Foto: Shutter Stock
Desa wisata Uluwatu, Bali, siap menyambut new normal dengan menggelar pementasan tari kecak. Desa yang ada di Desa Adat Pecatu, Kuta Selatan, Badung, Bali, itu tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 saat menggelar pertunjukan tari kecak.
ADVERTISEMENT
Menurut pengelola objek wisata Uluwatu, I Wayan Wijana, dalam pementasan Tari Kecak para penari mengenakan alat pelindung diri (APD) serta menjaga jarak. Para penonton pentas tari juga diwajibkan memakai masker dan menjaga jarak.
Pertunjukan Tari Kecak Uluwutu Terapkan Protokol Kesehatan, Penari Pakai APD (226999)
Pertunjukan Tari Kecak semakin seru saat langit mulai menampilkan keredupanya dengan warna jingga yang mempesona. Foto: Eka Nurjanah/kumparan
Tidak hanya itu, pengelola objek wisata juga telah membatasi jumlah penonton hanya separuh dari kapasitas ruang di panggung terbuka yang mampu menampung 1.200 orang. Selain itu, Wijana juga menyebut bahwa pihaknya telah menyiapkan klinik dengan standar minimal dan ambulans, lengkap dengan petugas kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya masalah medis.
"Kami juga telah melakukan launching Kecak new normal bersamaan dengan kegiatan digitalisasi pembayaran berbasis quick response code Indonesian standard (QRIS) oleh Bank Indonesia," kata I Wayan Wijana, seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, mengatakan pelaku usaha di semua sektor mesti menjalankan protokol kesehatan pada era adaptasi pada kebiasaan baru.
Pertunjukan Tari Kecak Uluwutu Terapkan Protokol Kesehatan, Penari Pakai APD (227000)
Penari membawakan Tari Kecak saat deklarasi dukungan alumni SMA/SMK se-Bali untuk calon Presiden-Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin di Denpasar, Bali. Foto: Antara/Nyoman Hendra Wibowo
"Demikian pula halnya dengan sektor pariwisata, untuk menjamin kenyamanan dan kesehatan para wisatawan, destinasi wisata dengan berbagai sarana dan prasarananya harus mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan," kata Suiasa.
"Kami berkomitmen sungguh-sungguh dalam penerapan protokol kesehatan di berbagai sektor untuk menjamin kesehatan seluruh warga," lanjutnya.
Suiasa juga mengapresiasi para pengusaha dan pelaku pariwisata yang menerapkan protokol kesehatan dalam kegiatan usahanya.
"Besar harapan kami, di era new normal ini industri pariwisata di Badung dan Bali pada umumnya dapat bangkit kembali dan menggeliatkan sektor-sektor lainnya untuk kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.
ADVERTISEMENT
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).