Plesiran di Kota Atambua, Jangan Lupa Mampir ke Air Terjun Siata Mauhalek
ยทwaktu baca 3 menit

Dianugerahi alam yang indah, Atambua di Nusa Tenggara Timur (NTT) punya beragam tempat wisata yang menarik disambangi. Misalnya, Air Terjun Siata Mauhalek, yang punya pesona menakjubkan.
Berada di Dusun Fatumuti, Desa Raiulun, Kecamatan Lasilat, Kabupaten Belu. Air terjun ini merupakan salah satu destinasi yang wajib disambangi.
Air terjun ini dinamai Siata Mauhalek karena berada persis pada pertemuan sumber mata air yaitu Siata dan Mauhalek. Selain namanya yang unik, air terjun ini juga punya pemandangan yang menakjubkan.
Di titik Air Terjun Siata Mauhalek, wisatawan dapat menikmati pemandangan air terjun setinggi 15 meter dengan latar belakang tebing yang cantik.
Menariknya lagi, Air Terjun Siata Mauhaek juga tak pernah menyusut airnya meskipun sedang musim kemarau. Namun, buat kamu yang ingin menikmati keindahan air terjun ini, disarankan berwisata pada musim hujan, karena kamu akan disuguhkan pemandangan yang cantik. Meski begitu, kamu tetap berhati-hati ya!
Ketika cuaca sedang bagus, tebing dan bebatuan di area air terjun ini akan ditumbuhi lumut yang menempel, keindahan akan terlihat ketika air yang mengalir jernih berpadu dengan tanaman lumut tersebut.
Cara Menuju Air Terjun
Sebelum menuju air terjun ini, kamu akan disuguhkan pemandangan yang indah berupa perkampungan dengan hamparan kebun dan sawah yang luas.
Sesampainya di parkiran, kita perlu berjalan kaki sejauh 100 meter serta menuruni kurang lebih 100 anak tangga untuk sampai di titik Air Terjun Siata Mauhalek.
Jangan khawatir kelelahan ketika berjalan menuju titik air terjun, karena tersedia saung untuk beristirahat.
Tersedia warung makanan juga yang menjual pisang goreng, jagung bakar dan lain lain untuk mengganjal perut yang lapar ketika berwisata.
Bagi wisatawan yang ingin bermain air juga tersedia kamar ganti untuk ganti pakaian.
Akses Transportasi ke Air Terjun Siata Mauhalek
Dari Ibu Kota propinsi Nusa Tenggara Timur, Kupang, air terjun ini berjarak sekitar 230 kilometer dan durasi tempuh lima hingga enam jam perjalanan menggunakan kendaraan roda empat. Kondisi jalan yang ditempuh pun nyaman, mulus dan lebar.
Tidak sulit menemukan lokasi air terjun Siata Mauhalek, karena pintu gerbang utamanya berada di pinggir jalan Atambua-Weluli.
Wisata air terjun ini terbilang cukup mudah dijangkau. Dari kabupaten Belu hanya berjarak sekitar 30 kilometer ke arah timur kota Atambua dengan melalui jalan Sumbu Atambua-Weluli.
Jika ingin menggunakan angkutan umum wisatawan perlu merogoh kocek sebanyak Rp 25-30 ribu dan jika ingin menggunakan ojek tarifnya sekira Rp 50 ribu.
Sementara itu, untuk tiket masuknya, kamu akan dikenakan biaya Rp 5 ribu untuk sepeda motor dan kendaraan roda empat Rp 15 ribu.
Laporan Maulani Mulianingsih
