PPKM Darurat, Sandiaga Uno: Pembukaan TCA di Bali Tunggu Situasi Kondusif

5 Juli 2021 15:19
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi wisatawan di Taman Budaya Garuda Wishnu Kencana Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan di Taman Budaya Garuda Wishnu Kencana Foto: Dok. Kemenparekraf
ADVERTISEMENT
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mendukung penuh kebijakan PPKM Darurat yang diberlakukan pemerintah di Jawa-Bali pada 3-20 Juli 2021. Sandiaga pun menyatakan bahwa pembukaan Travel Corridor Arrangement (TCA) yang dilakukan di Bali kembali ditunda hingga situasi kondusif.
ADVERTISEMENT
"Program pembukaan kembali akan dilakukan dengan pendekatan bahwa kita melakukan mengacu pada PPKM Darurat. Kesiapan kita matangkan, begitu kondusif dan kondisi-kondisi bisa dicapai pembukaan Bali bisa dimulai kembali," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing Kemenparekraf yang digelar Senin, (5/7).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat memberikan keterangan resmi pada Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (19/4) Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat memberikan keterangan resmi pada Weekly Press Briefing di Gedung Sapta Pesona, kantor Kemenparekraf, Jakarta, Senin (19/4) Foto: Dok. Kemenparekraf
Sandiaga mengatakan, saat ini pihaknya tengah dalam penyiapan dari segi prakondisi-prakondisi yang ditentukan. Ia mengungkapkan, jika kondisi pandemi COVID-19 tidak memungkinkan untuk melakukan pembukaan pariwisata di Bali, maka keputusan akan ditinjau kembali.
Adapun, ia mengatakan pembukaan TCA bisa dilakukan jika kasus COVID-19 kembali dalam kondisi kondusif.
 Ilustrasi wisatawan di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wisatawan di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
"Seperti angka penambahan kasus di bawah 100 orang per hari. Ditambah proses vaksinasi bisa dipercepat, konsep end-to-end CHSE bisa dirampungkan serta melihat kondisi pandemi secara global," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Meski demikian, Sandiaga mengatakan PPKM Darurat tidak akan menghentikan program pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif khususnya di Bali, Batam, dan Bintan.
"PPKM Darurat ini harus kita patuhi totalitas, oleh karena itu kita patuhi dengan mengerem mobilitas, WFH 100 persen, Work From Bali, wisata vaksin di Bali untuk sementara ditunda dan yang tidak ditunda itu persiapannya untuk pembukaan Bali karena sinkronisasi dan penyiapan-penyiapan akan tetap dilakukan," ujar Sandiaga.
Ilustrasi desa wisata di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi desa wisata di Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
Sebelumnya, pembukaan TCA di Bali dijadwalkan pada akhir Juli mendatang. Namun, hal itu akan kembali ditinjau ulang.
Hingga saat ini, persiapan pembukaan Bali untuk wisatawan asing sudah mencapai 90 persen.
Persiapan tersebut mencakup persiapan TCA (Travel Corridor Arrangement), uji coba pariwisata, dan lain sebagainya. Adapun tiga zona prioritas untuk pariwisata di Bali antara lain Sanur, Ubud dan Nusa Dua (SUN) dengan implementasi protokol kesehatan ketat.
ADVERTISEMENT
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020