Pramugara Ini Beberkan Alasan Sebaiknya Tak Pakai Celana Pendek di Pesawat
·waktu baca 1 menit

Seorang pramugara membagikan beberapa tips bagi penumpang yang hendak berpergian dengan pesawat. Salah satunya adalah mengenai pakaian yang sebaiknya kamu kenakan di pesawat.
Dilansir Daily Star, pramugara sekaligus TikToker yang bernama Tommy Ciato ini membagikan video tentang 'lima hal yang jangan pernah Anda lakukan di pesawat terbang' dan beberapa di antaranya cukup mengejutkan.
Salah satunya adalah alasan kenapa sebaiknya kamu tidak memakai celana pendek saat naik pesawat.
"Jangan coba-coba untuk memakai celana pendek saat Anda berada di pesawat terbang," dalam video pembuka di akun TikTok-nya @tommyciato.
Ia pun mengatakan, hal tersebut dikarenakan kita tidak tahu seberapa bersih area kabin pesawat yang kita tempati.
"Sama halnya dengan jendela, Anda tidak pernah tahu seberapa bersih jendela itu. Jadi jika mengenakan celana panjang, Anda akan lebih sedikit terpapar dari kuman," lanjutnya.
Tak sampai di situ, Tommy juga membagikan beberapa tips lainnya agar terhindar dari kuman atau bakteri di kamar mandi. Ia pun menyarankan untuk tidak menekan tombol flush dengan tangan kosong.
"Jangan pernah menyentuh tombol flush dengan tangan kosong. Ini benar-benar sangat tidak sehat dan sangat kotor, jadi ketika Anda menyiram, gunakan serbet atau tisu yang ada di toilet,” lanjutnya.
Kemudian, hal yang tak kalah penting lainnya adalah tentang pentingnya tetap terhidrasi selama penerbangan.
"Jangan lupa minum air putih. Anda harus memiliki sekitar 16 oz (ons) untuk setiap penerbangan yang Anda lakukan, jadi ingatlah itu," tambah dia.
Terakhir, Tommy juga mengimbau agar penumpang tidak malu-malu meminta bantuan pramugari jika membutuhkan.
"Beri tahu pramugari jika Anda merasa sakit. Jadi, jika Anda membutuhkan makanan, air, atau kantong mabuk udara, silakan beri tahu kami," tutup dia.
Video yang diunggah di akun TikTok-nya tersebut pun menuai beragam komentar netizen di media sosial. Hingga kini video tersebut telah ditonton lebih dari 3,1 juta penonton dan disukai lebih dari 450 ribu kali.
***
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)
