Pramugari Ini Peringatkan Penumpang Agar Tidak Minum Obat Tidur di Dalam Pesawat
ยทwaktu baca 2 menit

Saat naik pesawat, tidak sedikit penumpang melakukan suatu hal atau membawa barang yang dinilai bisa membuat mereka nyaman selama penerbangan.
Seperti membawa bantal leher, memakai pakaian yang nyaman, hingga membawa barang untuk dijadikan sanggahan kaki biasanya dilakukan oleh penumpang pesawat.
Dilansir The Sun, seorang pramugari, Arina Bloom, mengatakan bahwa ada hal yang sering dilakukan oleh penumpang demi membuat diri mereka nyaman, namun ternyata hal tersebut tidak boleh dilakukan di dalam pesawat.
Hal yang tidak diperbolehkan itu adalah minum obat tidur. Biasanya banyak penumpang yang meminum obat tersebut, agar bisa tidur di dalam pesawat selama perjalanan.
"Saya peringatkan Anda tidak boleh melakukannya, karena mungkin tidak jelas, apakah bisa membedakan bahwa Anda sedang tidur atau tidak," kata Arina Bloom.
"Ketika saya mulai terbang pada 2019, saya melihat seorang penumpang tampak tidak sadarkan diri. Saya mencoba membangunkannya dengan mengguncangnya, tetapi dia tidak merespons, jadi saya panik dan memanggil rekan-rekan saya untuk meminta bantuan. Ternyata ia tidur nyenyak, karena meminum obat tidur," tambahnya.
Arina pun menambahkan ketika hal tersebut terjadi, dirinya langsung meminta petugas medis profesional yang ada di pesawat atau melakukan pertolongan pertama.
"Anda mungkin tidak ingin menakut-nakuti kru dengan minum obat tidur di penerbangan," ujar Arina Bloom.
Kejadian Lain di Pesawat Saat Penumpang Minum Obat Tidur
Sementara itu, pada tahun 2018, seseorang dikeluarkan dari penerbangan, karena ia meminum obat tidur sebelum naik pesawat. Menurut awak pesawa, hal itu akan membuat penumpang tersebut terlalu lemah untuk terbang.
Ada juga kejadian yang menimpa penumpang lainnya. Penumpang tersebut dikeluarkan dari pesawat oleh paramedis, setelah dia tertidur bahkan sebelum pesawat lepas landas.
