Food & Travel
·
17 Januari 2019 21:04

Pria Asal AS Jadi Orang Pertama yang Taklukan Antartika Sendirian

Konten ini diproduksi oleh kumparan
Pria Asal AS Jadi Orang Pertama yang Taklukan Antartika Sendirian (19271)
Colin O'Brady (Foto: Wikimedia Commons)
Antartika merupakan salah satu tempat yang cukup sulit untuk ditaklukkan. Medan yang sulit, belum lagi suhu udara yang sangat dingin membuat siapa pun akan berpikir ulang ketika ingin menjelajahi benua yang ada di bagian selatan tersebut.
ADVERTISEMENT
Namun, hal ini tampaknya tidak berlaku bagi penjelajah asal Amerika Serikat, Colin O'Brady. Dirinya berhasil melintasi Antartika dari ujung hingga ujung seorang diri, tanpa bantuan apa pun dan dari siapa pun.
Dilansir Business Insider, O'Brady berhasil menempuh perjalanan sekitar 932 mil atau 1.500 kilometer hingga mencapai titik finish di Ross Ice Shelf pada 26 Desember 2018 lalu. Sebelumnya, ia telah melakukan perjalanan sejak November 2018.
Pria Asal AS Jadi Orang Pertama yang Taklukan Antartika Sendirian (19272)
Gunung es di Antartika. (Foto: Thinkstock)
Lebih mengejutkan, O'Brady berhasil mencapai Ross Ice Shelf dalam waktu 54 hari, lebih cepat 16 hari dari waktu yang sudah ia rencanakan, yaitu selama 70 hari. Meski begitu, perjalanannya tak bisa dibilang mudah. Hal ini terbukti karena beberapa orang sebelum dirinya yang mencoba ingin menaklukan Antartika, di antaranya telah menyerah atau bahkan meregang nyawa saat di perjalanan.
ADVERTISEMENT
Oleh sebab itu, sebelum memulai perjalanan, O'Braddy harus menyiapkan segala sesuatunya dengan matang. Pasanya, ia tidak akan mendapatkan pasokan makanan selama beristirahat, yang membuatnya harus membawa semua peralatan dan makanan di atas kereta luncurnya.
Belum lagi O'Brady juga harus menarik kereta luncur seberat 181 kg tersebut sepanjang ribuan kilometer. Hal ini membutuhkan tingkat ketahanan tubuh yang luar biasa.
Meskipun demikian, hal tersebut tak jadi masalah, karena dirinya merupakan seorang pereang di sebuah perguruan tinggi. Gelar atlet triatlon profesional yang disandangnya pun membuatnya lebih mudah untuk mempersiapkan diri, terutama yang berkaitan dengan ketahanan fisik.
Pada salah satu unggahan di Instagrammnya, O'Brady mengatakan bahwa selama melintasi Antartika, ia tidak akan berhasil tanpa tubuh dan pikiran yang sehat. Selain itu, selama perjalanan, O'Brady hanya mengkonsumsi makanan-makanan sehat dan kaya energi yang terdiri dari oatmeal, makan malam kering-beku, dan beberapa energi bar.
ADVERTISEMENT
Meski O'Brady pernah memecahkan rekor menjadi pendaki tercepat dalam salah satu ajang ekspedisi penjelajahan Explorers Grand Slam pada 2016, yaitu sebuah misi untuk mencapai puncak tertinggi di Kutub Utara dan Selatan serta tujuh puncak tertinggi di dunia. Namun, melintasi Antartika tanpa bantuan dari siapa pun menjadi tantangan terberat O'Brady.
Untuk itulah, ia berlatih sangat keras meningkatkan daya tahan tubuh dan melatih otot-ototnya. Selama pelatihan, O'Brady juga menjalani tes darah dan ujian komposisi tubuh untuk menentukan kombinasi nutrisi terbaik bagi tubuhnya.
O'Brady juga mensimulasikan pengalaman melintasi Antartika sebelum memulai perjalanan. Dengan cara melakukan perjalanan selama kurang lebih 30 hari di Greenland dengan perlengkapannya.
Di luar pelatihan fisik, ia juga telah mempersiapkan diri secara mental selama bertahun-tahun. O'Brady melakukan Vipassana, yaitu salah satu teknik meditasi yang paling kuno dari India. Meditasi tersebut membantu O'Brady untuk mempersiapkan perjalanan solonya, karena ia akan berada sendirian untuk jangka waktu yang lama.
ADVERTISEMENT
"Ini (meditasi) benar-benar cara gratis untuk pergi dan itu juga cara yang bagus untuk melatih lebih banyak kesadaran diri, pikiran, tubuh, dan jiwa saya," pungkasnya.
Bagaimana menurutmu, tertarik untuk menjelajahi Antartika seperti O'Brady?