Kumparan Logo

Qatar Punya Museum Islam Terbesar di Dunia

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Museum of Islamic Art di Doha, Qatar. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Museum of Islamic Art di Doha, Qatar. Foto: Shutter Stock

Sejarah Islam tak bisa dilepaskan dari kawasan Timur Tengah, di mana agama Islam pertama kali terlahir. Sebagai salah satu negara Muslim, Qatar memiliki sebuah museum yang erat kaitannya dengan sejarah Islam.

Bahkan, museum ini disebut-sebut sebagai salah satu museum Islam terbesar di dunia. Karena punya koleksi yang menakjubkan.

Museum bernama matḥaf al-fann al-islāmī yang berarti museum seni muslim atau disebut juga dengan Museum Islamic Art (MIA) ini terletak di bibir kota Doha yang berbatasan langsung dengan Teluk Persia.

Museum of Islamic Art di Doha, Qatar. Foto: Shutter Stock

Dilansir laman resminya Museum of Islamic Art, museum yang dibangun tahun 2008 ini menyimpan berbagai artefak peradaban muslim sekitar 1.400 tahun yang lalu. Mulai dari era Fatimiyah, Ottoman, Mamluk, Qajar, Umayyah, Dinasti Muhammad Ali dan banyak lagi.

Benda-benda di museum ini diambil dari beberapa negara tidak hanya Arab saja.

Diarsiteki oleh I.M. Pei, bentuk bangunan museum ini cukup unik. Bangunan museum dibangun di atas pulau buatan dan menjadikan bangunannya seolah mengapung di atas laut.

Museum of Islamic Art di Doha, Qatar. Foto: Shutter Stock

Bangunan ini mempunyai arsitektur yang menawan dengan luas sekitar 45.000 meter persegi. Gedung museum ini terdiri dari 4 lantai dengan desain bangunan sangat luar biasa.

Begitu masuk ke dalam, pengunjung disuguhkan dengan koleksi peninggalan peradaban Islam mulai dari yang berbahan keramik, permata, ukiran kayu, tekstil maupun besi dan baja dari abad tujuh sampai 19 masehi.

Selain itu, museum ini juga didedikasikan sebagai pusat pendidikan dan informasi di bidang seni dari dunia Islam. Museum ini juga sebagai tempat menjaga dan merawat koleksi dari keberagaman seni Islam.

Al Quran yang ada di Museum of Islamic Art, Doha. Foto: Shutter Stock

Museum ini juga menyimpan naskah Alquran kuno sejumlah 800 buah dari abad ke-3 sampai abad ke-19, di mana Kesultanan Ottoman Turki berkuasa. Termasuk salah satunya yaitu Alquran Abbasid berwarna biru yang sangat langka, serta 2 lembar Alquran Timurid Baysunghur, Alquran terbesar di dunia.

Dari sekian banyak koleksi naskah kuno, ada 2 benda yang menarik perhatian yaitu Sertifikat Haji sepanjang 7 Meter dan Buku Terpanjang di dunia, yaitu Shahnameh alias Buku Para Raja.

Museum ini juga menyimpan berbagai benda tekstil seperti karpet, kostum, dan berbagai macam kain terbaik yang diproduksi untuk para elit dunia Islam.

Di museum ini kamu juga bisa menemukan toko souvenir, tempat panduan informasi dan multimedia, serta musala. Selain itu juga terdapat perpustakaan, ruang pameran dan kafe.

Sementara itu di bagian luarnya, terdapat sebuah taman yang bisa kamu gunakan untuk bersantai. Di taman ini kamu bisa bersantai sambil melihat laut yang indah.

Ada beberapa aktivitas yang ditawarkan museum selama Ramadhan. Kegiatan tersebut berupa serangkaian ceramah dan talkshow seputar Ramadhan, sejarah Islam dan seni Islam. Selain ceramah juga ada kegiatan untuk anak-anak berupa membuat lentera Ramadhan ataupun permadani dari kertas.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)

***

kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!