Ragunan Dibuka Lagi, Pengunjung dengan Penyakit Bawaan Dilarang Masuk

Taman Margasatwa Ragunan Jakarta menjadi salah satu lokasi wisata di Jakarta yang kembali beroperasi hari ini, Sabtu (20/6). Namun, selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB Transisi, Kebun Binatang Ragunan memberlakukan pembatasan pengunjung, yakni khusus untuk warga DKI saja.
Ragunan juga melakukan pembatasan kriteria pengunjung yang boleh masuk kawasan Kebun Binatang Ragunan. Anak-anak di bawah usia 9 tahun, ibu hamil dan lansia di atas 50 tahun tidak diperbolehkan masuk.
Selain itu, pengunjung yang memiliki penyakit bawaan, seperti TBC, gagal ginjal, diabetes, jantung, dan penyakit komplikasi lainnya juga tidak diperkenankan masuk.
Setiap warga Jakarta yang berencana mengunjungi TMR harus mendaftarkan diri secara online satu hari sebelumnya atau H-1 kunjungan melalui laman pembelian tiket online. Berbeda dengan tempat wisata lainnya di Jakarta, pembelian tiket di Ragunan tidak bisa dilakukan seminggu atau untuk beberapa hari selanjutnya.
Satu hal yang perlu diketahui, pengunjung yang sudah daftar namun tidak bisa hadir, maka pendaftaran untuk hari itu dinyatakan hangus. Saat berkunjung, wisatawan harus membawa bukti pendaftaran, baik dengan ponselnya atau menunjukkan KTP.
Tak hanya itu, pihak Ragunan juga akan memberlakukan protokol kesehatan di area pintu masuk dengan mengecek suhu tubuh, kemudian melakukan verifikasi pendaftaran dengan KTP atau bukti pendaftaran.
Ragunan dibuka mulai 20 hingga 28 Juni 2020. Selama masa PSBB transisi, rencananya Ragunan buka pada pukul 08.00 sampai 13.00 WIB. Pada hari Senin, Ragunan memberlakukan hari libur satwa, dalam artian tidak menerima kunjungan.
Seluruh akses masuk pengunjung melalui Pintu Utara di Jalan Harsono RM dan Pintu Barat di Jalan Kavling Polri Cilandak KKO. Selain itu, Ragunan juga membatasi jumlah pengunjung dengan hanya menerima 1.000 orang per hari, dimulai hari Selasa hingga Minggu.
