Rakotzbrücke, Jembatan Terindah di Eropa yang Dibangun Iblis
·waktu baca 3 menit

Pernahkah kalian mendengar tempat dengan sebutan jembatan iblis? Jika belum, mungkin kamu bisa menengok tempat ini.
Adalah Rakotzbrücke, tempat yang terletak di Taman Kromlauer, Gablenz, Saxony, Jerman, ini dikenal sebagai jembatan iblis.
Pada abad pertengahan di Eropa, jembatan yang dibangun dari batu atau pasangan bata dikenal sebagai jembatan iblis, karena memiliki desain arsitektur yang tidak biasa dengan menggabungkan teknologi baru dan mampu mempesona masyarakat kontemporer.
Dilansir STST World, ada banyak jembatan iblis di seluruh Eropa, dan masing-masing memiliki cerita rakyat yang sesuai dengan asal di mana jembatan itu berada.
Kebanyakan jembatan iblis ini berada di Prancis yang berjumlah hingga 40 jembatan. Yang lainnya berada di Bulgaria, Swiss, Estonia, Slovenia, Italia, Rumania, Inggris, dan Spanyol. Rakotzbrücke di Jerman adalah salah satu jembatan iblis yang paling indah dari seluruh Eropa.
Sejarah Asal Rakotzbrücke, Jerman
Jembatan iblis di Jerman ini dibangun pada tahun 1860, yang ditugaskan oleh seorang ksatria bernama Friedrich Herrmann. Ia berasal dari Kota Kromlau, Jerman.
Menurut cerita setempat, Rakotzbrücke dipercaya jadi sebuah keajaiban dan berbahaya, karena dibangun oleh bantuan iblis. Jembatan ini dibangun dengan menggunakan batu lokal, dan diselesaikan menggunakan tangan hingga membentuk setengah lingkaran yang sempurna.
Ketika air memantulkan bayangan jembatan itu, semuanya seperti kaca. Padahal, itu hanyalah ilusi setengah lingkaran sempurna yang berada di atas danau.
Menurut legenda setempat, Friedrich Herrmann membangun jembatan dan meminta bantuan iblis. Ia diyakini berhasil meyakinkan iblis untuk membantunya menyelesaikan jembatan itu.
Dengan syarat iblis itu akan menjadi yang pertama menyeberangi jembatan itu dan akan memiliki kehidupan di sana. Ksatria itu setuju, tapi sayangnya mereka malah menipu iblis, dengan memberi kesempatan ayam dan kambing untuk menyeberangi jembatan itu terlebih dahulu dan membuat iblis marah.
Sang iblis pun membunuh binatang itu sebelum mereka pergi, dan menyelamatkan para pembangun. Namun, salah satu legenda mengatakan bahwa para pembangun mengorbankan dirinya untuk iblis demi menyelematkan masyarakat sekitar.
Rakotzbrücke memiliki panjang 35 meter, dan berjarak sekitar 3,73 mil (6 km) dari perbatasan Jerman-Polandia. Taman Kromlauer sendiri bisa diakses oleh masyarakat umum, namun sayang jembatannya tidak bisa dilewati. Tidak ada yang diizinkan untuk melintas demi melestarikan struktur kuno yang sudah rapuh.
Jembatan ini merupakan perpaduan sempurna antara batu dan basal, hingga menghasilkan pemandangan yang benar-benar menakjubkan seperti di negeri dongeng.
Untuk berkunjung ke Rakotzbrücke, waktu terbaik menurut sebagian besar wisatawan adalah ketika musim gugur, saat alam dengan penuh warna hingga memperindah pemandangan yang ada.
Ketika musim dingin saat matahari tidak terbit terlalu lama dan danau membeku, akan membuat para wisatawan kesulitan melihat pantulan di danau yang sangat indah. Sementara itu, ketika cuaca sedikit menghangat, air danau mulai mencair sehingga menciptakan pantulan berkilau dari jembatan.
Untuk menuju ke Taman Kromlauer biasanya para wisatawan harus menempuh dua jam perjalanan dari Kota Berlin. Namun, perlu dicatat, di Taman Kromlauer kamu hanya bisa melihat jembatan iblis dan tidak ada yang lain.
