Kumparan Logo

Rela Bertaruh Nyawa, Turis Asal Rusia Ini Berpose Ekstrem di Gunung Bromo

kumparanTRAVELverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Heboh selebgram Rusia berpose di Kawah Gunung Bromo Foto: Instagram @anyuta_rai
zoom-in-whitePerbesar
Heboh selebgram Rusia berpose di Kawah Gunung Bromo Foto: Instagram @anyuta_rai

Baru-baru ini jagat maya dihebohkan dengan seorang travel influencer sekaligus turis asal Rusia yang rela bertaruh nyawa di Gunung Bromo. Wisatawan yang diketahui bernama Anyuta Rai tersebut berfoto di dalam kawah Gunung Bromo di luar pagar batas aman.

Berdasarkan pantauan kumparan pada Instagram miliknya @anyuta_rai, kejadian tersebut diduga terjadi pada Selasa (23/9).

Dalam Instagram story dan postingan foto miliknya, terlihat Anyuta berpose ekstrem di dalam Kawah Gunung Bromo tanpa alat pengaman sekalipun.

Gunung Bromo, Jawa Timur Foto: Shutter stock

Padahal hal tersebut jelas sangat dilarang bagi wisatawan di Gunung Bromo. Mengutip laman Taman Nasiopnal Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Anyuta jelas melanggar peraturan di Kawasan Gunung Bromo, di mana pengunjung diimbau untuk berada di jarak satu kilometer dari kawah.

Heboh selebgram Rusia berpose di Kawah Gunung Bromo Foto: Instagram @anyuta_rai

Kini, postingan miliknya tersebut pun telah dihapus. Lewat unggahan Instagram stories terbaru miliknya, Anyuta akhirnya meminta maaf kepada seluruh pihak terkait.

embed from external kumparan

"Saya benar-benar minta maaf untuk foto yang saya ambil di Bromo. Saya tidak mengerti bahwa gunung berapi ditutup dan saya melihat ada orang lain yang di sana juga. Jadi saya pikir tidak apa-apa untuk pergi ke sana. Saya sampaikan permintaan maaf saya," tulis Anyuta.

Heboh selebgram Rusia berpose di Kawah Gunung Bromo Foto: Instagram @anyuta_rai

Dalam bio Instagramnya, Anyuta diketahui bertempat tinggal di Pulau Dewata, Bali. Travel influencer asal Rusia tersebut memiliki pengikut sekitar 3,2 juta orang.

kumparan pun mencoba menghubungi pihak TNBTS untuk meminta tanggapan terkait hal tersebut dan apakah ada sanksi yang diberikan terhadap Anyuta. Namun, hingga berita ini ditulis pihak TNBTS belum memberikan respons.

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)