Kumparan Logo

Review Travel: Nyamannya Terbang di Kelas Bisnis Emirates, bak Sultan Sehari

kumparanTRAVELverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kelas bisnis Emirates. Foto: M101Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kelas bisnis Emirates. Foto: M101Studio/Shutterstock

Saat memutuskan untuk traveling ke suatu negara, tak jarang banyak yang memilih kelas bisnis agar lebih nyaman saat perjalanan jarak jauh menggunakan pesawat. Hal ini bukan tanpa alasan, selain lebih nyaman, pelayanan yang diterima pun bisa dibilang jauh lebih memanjakan dibandingkan dengan kelas ekonomi.

Hal ini juga yang kumparan rasakan ketika naik kelas bisnis di Emirates untuk pertama kalinya, saat penerbangan Jakarta-Dubai-Jakarta, atas undangan Emirates Airlines belum lama ini. Layaknya penumpang kelas bisnis pada umumnya, begitu tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, kumparan langsung mendapatkan akses untuk masuk ke lounge Premium Plaza, agar bisa menunggu pesawat dengan nyaman.

Welcome drink di kelas bisnis Emirates. Foto: Andari Novianti/kumparan

Penerbangan kumparan dari Jakarta-Dubai dijadwalkan berangkat pada pukul 17.55 WIB dan direncanakan tiba di Dubai pada pukul 22.55 waktu setempat. Excited, begitu satu kata yang terlintas di benak kumparan ketika menunggu waktu masuk pesawat tiba.

Bagaimana tidak, untuk pertama kalinya saat pandemi, kumparan akan pergi ke luar negeri dengan durasi penerbangan sekitar 8 jam. Ditambah untuk pertama kalinya juga kumparan akan merasakan nyamannya duduk di kelas bisnis Emirates.

Begitu waktu boarding tiba, saatnya kumparan menuju pesawat. Joseph, purser yang saat itu bertugas dengan ramah menyambut kumparan begitu masuk ke dalam barisan kursi kelas bisnis.

Joseph, salah satu wak kabin Emirates sedang menyajikan minuman untuk penumpang. Foto: Andari Novianti/kumparan

Tak lama berjalan, giliran awak kabin lainnya, yaitu Joe dan Nadia yang tak kalah ramah menyambut kumparan. "Saya awak kabin yang bertugas di kelas ini, jika ada perlu apa-apa bisa memberi tahu saya," ujar Nadia, begitu kumparan duduk di kursi pesawat.

Sepanjang mata memandang, bisa dikatakan jika protokol kesehatan yang diterapkan Emirates memang sangat ketat. Seluruh awak kabin memakai masker, begitu pun dengan para penumpang yang tetap patuh tidak membuka masker ketika masuk ke dalam pesawat.

Fasilitas di kelas bisnis Emirates. Foto: Andari Novianti/kumparan

Tak lupa awak kabin juga membagikan masker dan hand sanitizer untuk semua penumpang. Tak hanya itu, Nadia mengatakan bahwa Emirates dilengkapi dengan advanced HEPA Filter yang bekerja setiap dua menit sekali, sehingga sirkulasi udara di dalam pesawat tetap aman dan nyaman.

"Setiap 2-3 menit filter-nya akan di-refresh, sehingga sirkulasi udara terus berganti," terang Nadia.

Begitupun soal makanan, setiap menu yang akan disajikan kepada penumpang sudah dibungkus dengan rapi dan aman sebelum dibawa ke dalam pesawat. Bahkan, setiap alat makan yang berada di kelas ekonomi telah dibungkus plastik dengan rapi, sehingga tidak terkontaminasi dengan yang lain.

Nadia, salah satu awak kabin Emirates menyajikan makanan untuk penumpang. Foto: Andari Novianti/kumparan

kumparan sendiri mencoba untuk memesan beberapa makanan yang tersaji di kelas bisnis. Untuk menu makanan pembuka, kumparan memilih salmon tataki yang disajikan bersama salad dan roti. Tak biasa, setiap makanan yang disajikan telah ditata sangat menarik, lengkap dengan alat makan stainless steel yang dibungkus napkin putih.

Gurih, begitu rasa yang pertama kali menyebar di dinding mulut ketika mengunyah salmon lembut tersebut. Tak hanya itu, perpaduan rasa antara asin dan gurih pun membuat salmon tataki semakin nikmat.

Makanan untuk penumpang Emirates yang disajikan olek awak kabin. Foto: Andari Novianti/kumparan

Sedangkan untuk makanan utama, kumparan memilih Chineese-style braised chicken. Nasi jasmin yang dimasak dengan aroma gurih hadir bersama potongan ayam yang tak kalah menariknya. Tak lupa, dilengkapi pula dengan choi sum dan baby corn. Sebagai penutup, buah segar dengan pilihan melon, pepaya, semangka, stroberi, hingga blueberry hadir dengan hiasan yang sangat cantik.

Selain makanan berat, Emirates juga menyediakan makanan ringan yang bisa dipilih penumpang yang tak ingin makan terlalu banyak. Tersedia pula kopi, teh, jus, dan soft drink yang bisa dipesan kapan saja.

Joe, awak kabin Emirates sedang menyajikan minuman untuk penumpang. Foto: Andari Novianti/kumparan

Tak hanya makanan, seluruh komponen yang ada di Emirates pun dihadirkan untuk membuat nyaman penumpang. Seperti kursi yang sangat empuk dan bisa diatur hingga menjadi tempat tidur. Begitu pun dengan in-flight entertainment yang ditawarkan lewat beragam pilihan film up to date, mulai dari film Hollywood, India, Korea, China, Indonesia, hingga film-film Asia Tenggara lainnya.

Saking nyamannya, perjalanan selama 8 jam pun tidak terasa lelah. Penerbangan yang kumparan naiki pun tiba lebih awal 30 menit dari jadwal yang seharusnya. Meskipun demikian, tak bisa dipungkiri jika kelas bisnis Emirates salah satu maskapai yang paling nyaman dan terbaik dalam pelayanannya.