Kumparan Logo

Sandiaga Uno Dorong Istana Pagaruyung Sebagai Wisata Ikonik Lain di Sumbar

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumatera Barat Foto: Dok. Kemenparekraf
zoom-in-whitePerbesar
Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumatera Barat Foto: Dok. Kemenparekraf

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, mengunjungi Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumatra Barat pada Kamis (22/4). Selain terpukau karena keindahannya, Sandiaga menilai kemegahan yang ada menjadikan Istana Pagaruyung sebagai destinasi wisata ikonik lainnya di Sumatra Barat.

"Ke Sumatra Barat kalau tidak ke Istana Baso Pagaruyung belum sah namanya. Bukan hanya istana saja, di sini juga ada museum tenun dengan koleksinya yang indah," kata Sandiaga seperti dikutip dari keterangan resminya, Jumat (23/4).

Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumbar, Kamis (22/4) Foto: Dok. Kemenparekraf

Pada kesempatan tersebut, Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan ke Sandiaga Uno beberapa rencana yang akan dilakukan pihaknya dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Datar.

Sandiaga merespons rencana tersebut dan menyatakan siap mendukung rencana-rencana pengembangan yang ada. Salah satunya melalui penyaluran Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Pariwisata.

"Kami sangat mendukung dan kami secara konkret menyiapkan DAK untuk tahun ini. Dan ada event berskala nasional di Tanah Datar yang sudah masuk dalam Kharisma Event Nusantara Kemenparekraf," kata Sandiaga.

Kemegahan Istana Baso Pagaruyung di Sumatera Barat Foto: Dok. Kemenparekraf

Event tersebut adalah Festival Pesona Minangkabau yang rencananya akan digelar pada Juli mendatang. Festival Pesona Minangkabau merupakan acara tahunan yang juga diikuti kabupaten dan kota se-Sumatra barat serta provinsi tetangga seperti Jambi dan Kepulauan Riau.

Di tahun-tahun sebelumnya, festival ini tidak hanya menghadirkan pergelaran seni bernuansa Melayu dan Minangkabau, tapi juga ada kegiatan wisata lainnya. Seperti pacu jawi, pertunjukan tari kolosal, karnaval, dan lainnya.

Menparekraf Sandiaga Uno melihat benda-benda koleksi bersekarah di Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumbar, Kamis (22/4) Foto: Dok. Kemenparekraf

Tahun ini Festival Pesona Minangkabau rencananya diselenggarakan di tiga lokasi. Selain di Istana Pagaruyung, juga di Pasar Vander Capellen dan Gedung Suri Maharajo Dirajo.

Untuk itu, Sandiaga mengingatkan agar kesiapan penyelenggaraan acara tersebut dapat dilakukan dengan baik. Terutama dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin.

Kemegahan Istana Baso Pagaruyung di Sumatera Barat Foto: Dok. Kemenparekraf

Serta yang tak kalah penting adalah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Kepolisian, Satgas COVID-19, dan lainnya.

"Insyaallah nanti saya akan kembali hadir (Festival Pesona Minangkabau). Jadi itulah hasil kunjungan kita ke Istana Pagaruyung ini, pengembangan pariwisata yang sesuai dengan konsep pariwisata berbasis budaya dan alam," kata Sandiaga.

Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Istana Baso Pagaruyung di Tanah Datar, Sumbar, Kamis (22/4) Foto: Dok. Kemenparekraf

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyambut baik dukungan penuh dari Kemenparekraf dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Datar.

Rencananya DAK dari Kemenparekraf nantinya akan digunakan untuk menyelesaikan lahan parkir di Istana Pagaruyung serta tempat kios cinderamata UMKM.

"Kami juga akan membangun rumah-rumah adat yang nantinya akan difungsikan menjadi homestay," pungkasnya.

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)