kumparan
24 November 2019 12:49

Selamat! Jambi Jadi Juara Umum Destinasi Wisata API 2019

PTR, Anugerah Pesona Indonesia 2019
Jambi diwakili Ujang Hariadi (tengah), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi. Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
Masyarakat Jambi mestinya berbangga hati. Dalam Malam Anugerah Pesona Indonesia (API) 2019, Jambi berhasil memboyong lima piala dari lima kategori berbeda yang membawanya dinobatkan sebagai juara umum.
ADVERTISEMENT
Lima kategori yang dimenangkan oleh Jambi antara lain, Juara III Kuliner Tradisional Terpopuler (Gulai Itam - Kab. Tebo), Juara I Minuman Tradisional Terpopuler (Sirup Pedada - Kab. Tanjung Jabung Timur), Juara II Promosi Pariwisata Digital Terpopuler (IG @jambi_tourism - Provinsi Jambi), Juara III Cenderamata Terpopuler (Sebelik Sumpah - Kab. Sarolangun), serta Juara I Atraksi Budaya Terpopuler (Tari Rentak Kudo - Kota Sungai Penuh).
Keberhasilan ini diakui Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi, Ujang Hariadi, sebagai hasil dari kerja sama antara kabupaten dan kota di Jambi. Pada kumparan, ia menuturkan bahwa prestasi sebagai juara umum Anugerah Pesona Indonesia didapatkan karena banyaknya masyarakat dan komunitas yang ikut terlibat.
Ke depannya, Ujang berharap dapat membawa lebih banyak lagi destinasi wisata Jambi yang ia bawa ke kancah nasional. Apalagi kini ia melihat keseriusan para pemimpin daerah untuk ikut turut serta dalam pariwisata.
ADVERTISEMENT
Ia juga merasa semakin percaya diri, karena Jambi memiliki banyak potensi wisata alam dan budaya untuk dikembangkan dan diperkenalkan pada khalayak luas. Mulai dari taman nasional, bukit dengan pemandangan yang indah, hutan mangrove hingga suku anak dalam diakui Ujang bisa kamu temukan di Jambi.
"Ya, Kerinci, itu dataran tinggi yang memang bagus. Gunung Kerinci, gunung tertinggi di Sumatera. Ada Danau Gunung Tujuh yang ada di atas perbukitan yang tinggi sekali, dan hawanya sejuk, kebun teh yang juga menarik, (serta ada) banyak danau di situ. Jadi saya kira Kerinci bisa mejadi geopark nasional," terang Ujang ketika ditemui kumparan dalam Malam API 2019, Jumat (22/11).
"Jambi (juga) punya empat taman nasional, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Bukit Duabelas, Taman Nasional Bukit Tigapuluh, dan Taman Nasional Berbak di daerah pesisir. Di Taman Nasional Bukit Tigapuluh juga ada di situ tempat pelestarian orang utan, dan di Bukit Duabelas ada komuitas masyarakat terasi dan suku anak dalam atau Suku Kubu," lanjutnya.
Anugerah Pesona Indonesia 2019
Jambi diwakili Ujang Hariadi (tengah), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jambi. Foto: Helinsa Rasputri/kumparan
Untuk tetap menjaga wisatanya, Pemerintah Jambi juga tengah melakukan pengembangan wisata yang berkelanjutan, yaitu melestarikan alam dan budaya dengan melibatkan masyarakat setempat. Agar nantinya tak hanya cantik secara digital, tetapi juga indah saat didatangi langsung oleh wisatawan.
ADVERTISEMENT
"Sesuai dengan Pak Guntur tadi dan itu yang kini sedang kita laksanakan, yaitu pengembangan wisata yang berkelanjutan. Jadi kalau semua sudah lestari, masyarakat terlibat, jadi pariwisata berbasis masyarakat," tambah Ujang.
Dinobatkannya Jambi sebagai juara umum Anugerah Pesona Indonesia tentu tak hanya predikat semata. Kemenangan ini pastinya menjadikan Jambi 'naik kelas', karena mendapat prestasi di tingkat nasional. Meski begitu, Ujang belum mampu mengungkapkan jumlah target wisatawan yang ingin mereka capai di tahun mendatang.
Hanya saja, ia berharap bisa memberikan kontribusi kedatangan wisman yang signifikan untuk kunjungan ke Indonesia, walaupun tidak sebanyak daerah lainnya.
"Kalau tahun 2017-2018 itu ada kenaikan 100 persen untuk wisman. Kalau yang wisnusnya sekitar 10 persen. Kita berharap akan ada kenaikan yang signifikan juga di tahun 2019 ini. Paling tidak setara dengan yang lalu, gitu," tutupnya.
ADVERTISEMENT
Gimana, tertarik menambahkan Jambi dalam daftar liburanmu?
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan