Kumparan Logo

Seorang Ibu Bikin Telat Penerbangan Demi Tunggu Sang Anak Belanja

kumparanTRAVELverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi penumpang ketinggalan pesawat Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penumpang ketinggalan pesawat Foto: Shutter Stock

Seluruh penumpang maskapai penerbangan asal China harus dibuat geram akibat ulah salah satu penumpangnya. Atas ulah penumpang tersebut penerbangan yang telah dijadwalkan harus terlambat selama 30 menit.

Dilansir dari Insider, kejadian itu terjadi di penerbangan bernomor 9C8892 maskapai Spring Airlines yang mengangkut 160 penumpang dengan rute Bangkok menuju Shanghai.

Kejadian ini bermula ketika seorang ibu duduk di lantai areobridge atau garbarata, jembatan yang menghubungkan ruang tunggu penumpang ke pintu pesawat terbang.

Diketahui bahwa si ibu berupaya menghalangi pesawat agar tidak lepas landas untuk menunggu putrinya yang sibuk berbelanja di duty free outlet di Bandara Suvarnabhumi, Thailand.

embed from external kumparan

Dalam video yang diunggah di Douyin --platform video singkat yang kemudian di unggah ke Youtube itu memperlihatkan seorang pramugari yang mencoba menjelaskan situasi kepada para penumpang yang tampak kesal dengan kelakuan ibu-ibu tersebut.

Di adegan berikutnya yang ada dalam video, terlihat sosok penumpang yang duduk di lantai aerobridge yang tampak tidak mengindahkan arahan seorang petugas yang ada di dekatnya. Cara ini dilakukan untuk mencegah kru kabin menutup pintu pesawat.

Penumpang tersebut tak hanya mengabaikan arahan staf maskapai, dia juga mendesak kru kabin dengan memperumit kerja kru pesawat. Mengutip Daily Mail, seorang juru bicara maskapai Spring Airlines mengatakan bahwa putrinya itu juga menelepon polisi bandara dan meminta pesawat menunggunya.

Ilustrasi penumpang di pesawat Foto: Pixabay

Akibat kejadian tersebut, penerbangan pun molor selama 30 menit dari yang telah dijadwalkan. Hingga akhirnya penerbangan bisa dilanjutkan setelah ibu dan anak tersebut sepakat untuk beralih ke penerbangan lain.

Klip video yang akhirnya telah beredar luas di media sosial China itu pun membuat netizen geram. Banyak warga setempat yang mengutuk perilaku tersebut dan menuntut organisasi penerbangan untuk membuat daftar hitam bagi kedua orang tersebut.

Sementara itu, badan pariwisata China yaitu China National Tourism Administration (CNTA) juga telah meluncurkan serangkaian peraturan untuk menghukum turis yang tidak patuh.

Langkah yang dilakukan oleh Pemerintah Beijing ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik akan etika selama perjalanan. Bagi turis yang memiliki catatan buruk selama 10 tahun terakhir, otoritas setempat akan membatasi perjalanan mereka yang akan datang.

Bagaimana menurutmu?