Serba-serbi Taksi Kuning yang Menjadi Salah Satu Ikon di New York

18 Mei 2022 13:53
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Taxi di New York. Foto: Kobby Dagan/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Taxi di New York. Foto: Kobby Dagan/Shutterstock
ADVERTISEMENT
Taksi kuning di New York City yang sering wara wiri di film mungkin membuat kamu penasaran. Apakah transportasi ikonik di New York ini mahal?
ADVERTISEMENT
Taksi kuning ini memang dikenal sebagai salah satu kendaraan paling ikonik di New York. Saking ikoniknya, banyak turis yang ingin mencoba kendaraan satu ini.
Jika kamu salah satu orang yang ingin mencobanya, ada cara yang harus diketahui saat ingin memanggil taksi di New York. Untuk para turis asing yang baru datang, jika akan pergi dari Bandara JFK biasanya akan tersedia antrean taksi, sehingga tidak perlu memanggil.
Kemudian, jika berada di pinggiran jalan, kamu bisa mengulurkan sambil melambaikan tangan. Namun, untuk turis yang tidak nyaman untuk melakukan hal tersebut, kamu bisa menelepon perusahaan taksi atau menggunakan aplikasi Uber.
Dilansir The Travel, untuk mengetahui apakah taksi tersebut ada penumpangnya atau tidak, kamu bisa melihat hal-hal ini:
ADVERTISEMENT
  • Jika seluruh panel menyala, itu biasanya berarti pengemudi sedang tidak bertugas. Selain itu, biasanya ada lampu 'off-duty' di panel samping taksi.
  • Jika tidak ada lampu yang menyala, berarti taksi sedang bertugas, tetapi penuh atau berarti tidak tersedia.
Dalam kejadian yang jarang terjadi, pengemudi yang tidak bertugas mungkin menepi untuk melihat apakah mereka dapat membawa penumpang ke suatu tempat di rute pulang mereka. Jika ini terjadi, taksi akan bertugas lagi selama waktu tersebut.
Saran untuk menaiki taksi di New York, beri tahu pengemudi apa tujuanmu saat sudah di taksi. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan mereka akan menolak rute perjalananmu.
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sekarang di New York City banyak taksi berwarna hijau daripada kuning. Turis masih akan melihat taksi kuning klasik, tetapi tidak boleh menolak taksi hijau.
ADVERTISEMENT
Taksi hijau hanya lebih baru dari taksi kuning. Taksi hijau juga dapat ditemukan melalui aplikasi di ponselmu, sehingga memudahkan untuk menentukan lokasi taksi yang tersedia.

Apakah Taksi di Kota New York Mahal?

Ilustrasi Taxi di New York. Foto: Curioso.Photography/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Taxi di New York. Foto: Curioso.Photography/Shutterstock
Jawaban dari pertanyaan ini sebenarnya tergantung rute perjalanan yang kamu pilih. Misalnya, tarif taksi dari JFK ke Manhattan termasuk biaya tetap 52 dolar Amerika atau setara Rp 759 ribu dan tidak termasuk tip.
Namun, menentukan seberapa mahal naik taksi, berarti melihat argo yang berada di taksi tersebut setelah sang pengemudi berhenti. Tarif taksi minimum di New York adalah 2,50 dolar Amerika atau setara Rp 36 ribu saat buka pintu.
Untuk pemberian tip kepada pengemudi taksi, sebaiknya memberikan 10-20 persen dari argo yang akan kamu bayar ketika selesai menggunakan taksi.
Taksi online Uber (ilustrasi). Foto: Reuters/Sergio Perez
zoom-in-whitePerbesar
Taksi online Uber (ilustrasi). Foto: Reuters/Sergio Perez
Ini tidak wajib, tetapi tentu saja sabfat dihargai, terutama jika seorang sopir taksi pada awalnya tidak bertugas, atau berusaha keras untuk membawa penumpang ke ujung kota yang lain.
ADVERTISEMENT
Aturan umum di NYC adalah mempertimbangkan Uber jika ingin melakukan perjalanan jauh, dan menggunakan taksi NYC lokal untuk perjalanan yang lebih pendek.
Jika keterjangkauan tidak menjadi masalah, maka tergantung pada apakah seseorang merasa nyaman memanggil taksi secara fisik, atau lebih memilih untuk memesan perjalanan melalui aplikasi, meskipun harganya sedikit lebih mahal.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020