Sudah Tahu? Ini Alasan Paspor Indonesia Berwarna Hijau

16 Agustus 2022 7:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Ilustrasi Paspor Indonesia. Foto: Reno Esnir/Antara Foto
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Paspor Indonesia. Foto: Reno Esnir/Antara Foto
ADVERTISEMENT
Sebagai salah satu dokumen penting, paspor menjadi dokumen yang wajib dibawa traveler saat bepergian. Sebab, paspor merupakan dokumen yang akan kita pergunakan saat hendak memasuki perbatasan negara lain.
ADVERTISEMENT
Bicara soal paspor, kamu tentu tahu bahwa paspor Indonesia memiliki corak atau warna tersendiri yang membedakannya dengan negara lain. Paspor Indonesia identik dengan warna hijau dan memiliki logo burung garuda yang ada di tengah-tengahnya.
Ilustrasi Paspor Indonesia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Paspor Indonesia. Foto: Shutterstock
Lantas, pernahkah terlintas di benakmu, kenapa paspor Indonesia memiliki warna hijau?
Sebelum membahas paspor Indonesia, traveler tentu perlu tahu bahwa hanya ada empat warna dasar paspor di dunia, yaitu merah, biru, hijau, dan hitam.
Hal tersebut juga diungkapkan oleh Vice President of Marketing Arton Capital yang mengurusi database Passport Index, Hrant Boghossian.
"Secara umum, paspor di seluruh dunia hanya menggunakan empat warna dasar. Warna merah, biru, hijau dan hitam," kata Boghossian.
Ilustrasi turis memegang paspor. Foto: Jsnow my wolrd/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi turis memegang paspor. Foto: Jsnow my wolrd/Shutterstock
Boghossian mengungkapkan ada beberapa fakta yang melatarbelakangi pemilihan warna paspor tersebut, mulai dari kebudayaan, geografi, hingga politik tiap negara yang berbeda-beda. Namun, keempat warna ini dipilih, karena dianggap mewakili identitas sebuah negara.
ADVERTISEMENT
"Ada banyak skenario yang memungkinkan mengapa negara-negara memilih warna tertentu," imbuh Boghossian.
Bukan merah, lalu kenapa paspor Indonesia berwarna hijau?
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020

Alasan Paspor Indonesia Berwarna Hijau

Ilustrasi paspor Indonesia. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi paspor Indonesia. Foto: Shutterstock
Alasan kenapa paspor Indonesia berwarna hijau adalah karena mayoritas penduduknya yang beragama Muslim. Tak hanya itu, warna hijau juga dianggap sebagai salah satu warna favorit Nabi Muhammad.
Seperti dikutip dari buku Sejarah Terlengkap Nabi Muhammad SAW: Dari Sebelum Masa Kenabian hingga Sesudahnya, karangan Abdurrahman bin Abdul Karim.
Nabi Muhammad SAW menyukai warna hijau, karena merupakan warna surga. Selain warna hijau, ada warna lain yang disukai Nabi Muhammad SAW.
Hal ini ini dapat diketahui dari pakaian yang dikenakan Nabi Muhammad SAW. Pakaian yang pernah dipakai Nabi Muhammad SAW berwarna hitam, putih, merah, dan hijau.
ADVERTISEMENT
Tak hanya itu, warna hijau yang merupakan simbol alam dan kehidupan juga melambangkan Indonesia yang kaya akan alam yang indah.
Menariknya, Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang menggunakan warna hijau pada paspornya. Sebagian besar negara-negara mayoritas penduduk Muslim lainnya, seperti Maroko dan Arab Saudi, juga memiliki warna serupa.
Beberapa negara di Afrika Barat juga memilih warna hijau untuk paspor seperti, Burkina Faso, Nigeria, Pantai Gading, dan Senegal. Selain itu, negara yang memakai paspor hijau juga melambangkan ECOWAS (the Economic Community of West African States).
Setiap negara bebas memilih warna yang akan digunakan untuk paspor negaranya. Bahkan, ada beberapa negara yang mengganti warna paspornya di kemudian hari.
Salah satu contohnya adalah sampul paspor AS, misalnya berubah dari merah, hijau, dan kemudian dari tahun 1976 hingga kini berwarna biru.
ADVERTISEMENT
Tidak ada aturan resmi yang mengatur tentang pemilihan warna paspor. Hanya saja, menurut International Civil Association Organization (ICAO), terdapat regulasi yang mengatur tentang jenis huruf, ukuran dan font untuk paspor yang dapat dibaca di machine readable travel documents atau MRTD yang ada di pintu-pintu imigrasi tiap negara.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020