Sukses Jadi Desa Wisata, Desa Pujon Kidul di Malang Hasilkan Rp 1,2 M per Tahun

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, baru-baru ini melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Malang, Jawa Timur. Di sela kunjungannya, Sandiaga menyempatkan diri menyambangi desa wisata Pujon Kidul, Malang.
Sandiaga menyebut desa Pujon Kidul menjadi salah satu desa wisata yang berhasil mendorong perekonomian desa. Hal itu terbukti dengan meningkatnya penghasilan tahunan desa tersebut sebesar 100 kali lipat.
Dalam kunjungannya itu, Sandi didampingi penyanyi asal Jawa Timur Denny Caknan, Bupati Malang Sanusi dan Kepala Desa Pujon Kidul Udi Hartoko. Mereka mengecek langsung kegiatan di desa itu agar bisa langsung menjadi motivasi bagi desa-desa wisata lain.
"Sesuai dengan semangat kita untuk membangkitkan desa-desa ini pertama agar ekonomi kita pulih," kata Sandi kepada wartawan di lokasi.
Sandi menengok langsung bagaimana wilayah persawahan seluas satu hektar di desa itu telah disulap sebagai desa wisata dan berhasil menghasilkan keuntungan Rp 1,2 miliar per tahun.
Padahal, sebelumnya lahan persawahan itu hanya mampu menghasilkan keuntungan warga sebesar Rp 10 juta per tahun. Sandi menekankan, banyak kegiatan di desa tersebut yang dapat dikembangkan dan memberi keuntungan bagi warga.
"Jadi ada beberapa jenis tanaman yang bisa menembus pasar ekspor sampai ke Jepang. Nilai tambahnya juga peningkatannya luar biasa," ucap mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu.
"Harapan kita, pariwisata bisa menggerakkan ekonomi kita, membangkitkan semangat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," tambahnya lagi.
Lebih lanjut, Sandi juga menerangkan bahwa kegiatan-kegiatan ekonomi kreatif tersebut dapat membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi masyarakat di tengah pandemi COVID-19 saat ini.
"Ini yang saya ingin berikan pendekatan ekonomi berkeadilan yang berpihak kepada masyarakat perdesaan," jelas Sandi.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Malang Sanusi mengapresiasi langkah Kemenparekraf dalam menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat perdesaan. Dia mengakui bahwa manfaat itu dapat dirasakan secara langsung dengan meningkatnya pendapat masyarakat sekitar di tengah pandemi.
"Kita gerakkan ekonomi kreatif dengan meningkatkan potensi yang ada dari padi yang 8 ton sekarang sudah bisa 15 ton," ucap dia.
Di sisi lain, Kemenparekraf saat ini tengah menggarap program Anugerah Desa Wisata 2021. Program ini ditujukan agar desa yang memiliki daya tarik wisata tergerak untuk mendaftarkan desanya ke dalam program tersebut untuk dikembangkan sebaga desa wisata.
Dalam proses pengembangan desa wisata ini, Sandiaga menargetkan terbentuknya lebih dari 500 desa wisata dari 57. 000 desa di seluruh Indonesia. Upaya pengembangan desa wisata menitikberatkan pada pengembangan pariwisata berkelanjutan yang berfokus kepada tiga aspek, yakni berkelanjutan, sosial lingkungan, dan ekonomi.
(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona).
