Kumparan Logo

Susul JAL, Lufthansa Juga Akan Hilangkan Sapaan Bapak-Ibu ke Penumpang

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 1 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pramugari Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pramugari Foto: Shutter Stock

Maskapai penerbangan Lufthansa akan mengganti sapaan kepada para penumpang dalam setiap penerbangannya. Susul Japan Airlines (JAL), maskapai asal Jerman tersebut akan mengganti ucapan salam yang lebih netral terhadap gender.

Dilansir Paddle Your Own Kano, perubahan ini juga akan dilakukan pada maskapai yang ada di bawah naungan Lufthansa Group, seperti Austrian Airlines, Swiss International Airlines, hingga maskapai berbiaya rendahnya, Eurowings.

kumparan post embed
Ilustrasi pesawat Lufthansa Foto: Shutterstock

Staff Equal Employment Opportunity (EEO) Lufthansa, Timotheus Piechatzek, mengatakan perubahan ini akan dilakukan secara bertahap.

“Kami akan secara bertahap menerapkan bahasa yang sesuai gender dalam operasi penerbangan, yaitu dalam pengumuman kabin, kokpit, dan gerbang keberangkatan. Saat ini, banyak rekan kerja dalam waktu singkat di area ini, yang merupakan tantangan tambahan,” jelas Piechatzek.

Ilustrasi pramugari layani penumpang pesawat Foto: Shutter stock

Sayangnya, Piechatzek mengatakan pihak maskapai belum memutuskan sapaan apa yang akan digunakan untuk penumpang. Meskipun operator penerbangan lain telah memperkenalkan kebijakan serupa dan mengganti kata "Ladies and Gentlement", dengan ungkapan "semua orang" atau "pelanggan yang terhormat".

Walau demikian, pihaknya mengaku bahwa telah mendapatkan respons positif terkait kebijakan tersebut. Hanya saja menurutnya, masih terlalu dini untuk mengatakan apakah staf dan penumpang akan menerima perubahan tersebut.

kumparan post embed

Lufthansa Bukan yang Pertama

Pramugari Japan Airlines sedang memperlihatkan cara mengenakan jaket pelampung Foto: Shutter Stock

Lufthansa bukanlah maskapai pertama yang berencana mengganti sapaan bapak-ibu ke penumpang. Sebelumnya, Air Canada diyakini menjadi maskapai yang pertama melakukan ini pada akhir 2019 lalu.

Selanjutnya, beberapa maskapai Amerika Serikat seperti Delta Airlines juga melakukan hal serupa. Sementara itu, di tahun 2020 lalu, Japan Airlines (JAL) juga telah melakukan hal yang sama.

Pada Oktober 2020, JAL menghapus sapaan yang didasarkan pada dua jenis kelamin, yaitu "Ladies and Gentlement" atau "bapak dan ibu", dan menggantinya dengan salam ramah gender seperti "selamat pagi" dan "selamat malam".

kumparan post embed

***

embed from external kumparan

(Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona)