Kumparan Logo

Syahdunya Dinner di Lako Sae, Bisa Lihat Sunset dan Ribuan Kelelawar

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ribuat kelelawar bermigrasi dari Pulau Kalong untuk mencari makan. Foto: Adhie Ichsan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ribuat kelelawar bermigrasi dari Pulau Kalong untuk mencari makan. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Liburan ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, tak lengkap jika belum melihat migrasi kelelawar jelang matahari tenggelam di Pulau Kalong. Kamu bisa merasakan pengalaman syahdu menikmati sunset dengan kapal Lako Sae.

KumparanTRAVEL berangkat dari dermaga di Labuan Bajo sekitar pukul 16.00 WITA. Kami menaiki kapal tiga deck stylish milik AYANA Komodo Waecicu Beach yang bisa menampung 90 orang.

Pemandangan dari boat Lako Sae, Pulau Kalong, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Selama 90 menit perjalanan ke Pulau Kalong, pengunjung disambut dengan sajian canape, tapas dan cocktails, sambil ditemani musik akustik. Deck teratas dari kapal memiliki beberapa area duduk yang nyaman dengan pemandangan 360 derajat keindahan kawasan Taman Nasional Komodo.

“Laco Sae artinya party boat. Di sini juga ada 10 cabin untuk area yang lebih privat,” kata Ferdinand, sang pemandu tur.

Sepanjang perjalanan disuguhi keindahan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Matahari mulai berpendar sekitar pukul 18.00 WITA menujukkan warna orange kemerahan. Puluhan kapal mulai bersandar di area Pulau Kalong. Kawanan kelelawar mulai terbang dari mangrove, untuk mencari makan di pulau utama Flores setelah tidur panjang di hari itu.

“Ribuan kalong ini bermigrasi tiap hari. Panjang sayap kalong ini mencapai 60 sampai 80 centimeter, dua kali lebih besar dari kalong pada umumnya,” jelas Ferdinand.

Boat Lako Sae melakukan perjalanan ke Pulau Kalong, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Foto: AYANA

Ada tiga peraturan yang harus dipatuhi pengunjung saat menikmati sunset dan melihat migrasi kelelawar di Pulau Kalong. Yang pertama tidak boleh menerbangkan drone, karena bisa mengganggu para kelelawar.

“Pengunjung juga dilarang membunyikan musik dengan keras, selain itu juga tidak boleh menyalakan kembang api,” lanjut Ferdinand.

Keindahan sunset di Pulau Kalong, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. Foto: Adhie Ichsan/kumparan
Kelelawar di Pulau Kalong memiliki ukuran dua kali lipat kelelawar biasa. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Ketika langit semakin gelap, kapal Lako Sae melanjutkan perjalanan untuk pulang. Pengunjung disuguhi buffet dengan pilihan makanan internasional sekelas hotel bintang lima.

Untuk menikmati pengalaman seru bersama kapal Lako Sae, kamu perlu mengeluarkan Rp 1,35 juta untuk dewasa dan Rp 950 ribu untuk anak-anak.