Kumparan Logo

Tak Lagi Rp 3.500, Tarif Transjabodetabek Bakal Naik Jadi Rp 10-15 Ribu

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan Transjabodetabek P11 rute Blok M-Kota Bogor serta memperpanjang rute Koridor 13 dalam acara yang digelar di Terminal VI Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2025). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meresmikan layanan Transjabodetabek P11 rute Blok M-Kota Bogor serta memperpanjang rute Koridor 13 dalam acara yang digelar di Terminal VI Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (5/6/2025). Foto: Dok. Pemprov DKI Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bakal melakukan penyesuaian tarif terhadap bus Transjabodetabek. Tak lagi Rp 3.500 ribu, tarif tersebut nantinya menyesuaikan jarak tempuh dan karakteristik layanan.

Hal ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

"Waktu itu saya juga menyampaikan, enggak mungkin Blok M-Soekarno-Hatta itu Rp 3.500 karena naik Damri, naik yang lain, itu sudah rata-rata di atas Rp 100.000," kata Pramono seperti dikutip dari Antara.

Petugas mengatur arus transportasi penumpang di armada Transjabodetabek Rute SH2 Blok M-Soekarno Hatta yang diresmikan di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Kamis (12/3). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Dia pun menegaskan akan ada penyesuaian tarif Transjabodetabek dan putusan tersebut segera diumumkan dalam waktu dekat.

Oleh sebab itu, pengguna Transjabodetabek diharapkan dapat memahami rencana penyesuaian tarif yang dilakukan dengan mempertimbangkan jarak tempuh serta kualitas layanan yang diberikan.

Pemberhentian Transjabodetabek SH2 Blok M-Soekarno Hatta di Stasiun Kereta Api Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Kamis (12/3). Foto: Nasywa Athifah/kumparan

Meski demikian, pemerintah memastikan tarif yang diputuskan nantinya tetap terjangkau bagi masyarakat dan mendukung peningkatan penggunaan transportasi umum.

"Maka dengan demikian, akan ada penyesuaian, angkanya akan segera diputuskan dalam waktu dekat ini," ucap Pramono.

Pemprov DKI berencana membahas tarif rute tersebut ke depannya dengan kisaran Rp 10.000 atau Rp 15.000. Namun, Pramono akan memutuskan tarifnya setelah rute tersebut beroperasi selama tiga bulan.

Seperti diketahui, Transjakarta mengoperasikan rute Transjabodetabek baru, yaitu rute SH2: Blok M-Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Maret 2026.