Tak Perlu Mendaki! Resort di China Bangun Eskalator Raksasa ke Puncak Gunung
ยทwaktu baca 2 menit

Sebuah resort pegunungan di kota Jiangxi, China, menginvestasikan jutaan dolar Amerika Serikat (AS) untuk membangun eskalator raksasa yang memudahkan wisatawan mendaki gunung dengan mudah. Eskalator tersebut memungkinkan wisatawan mencapai puncak gunung setinggi 1.500 meter di atas permukaan laut (mdpl) tanpa harus mendaki.
Dilansir Oddity Central, terletak di kawasan wisata Lingshan, eskalator ini mulai dibangun sejak tahun 2022 dan dijadwalkan selesai pada bulan Mei mendatang.
Dalam unggahan yang viral di media sosial, terlihat puluhan eskalator yang saling terhubung dari kaki gunung hingga ke puncak, menciptakan jalur vertikal di luar ruangan yang sangat mengesankan.
Tujuan utama pembangunan eskalator tersebut adalah untuk memudahkan akses bagi semua kalangan, termasuk lansia dan penyandang disabilitas, agar bisa menikmati keindahan panorama pegunungan tanpa harus melewati ribuan anak tangga dan perjalanan fisik yang melelahkan. Sebelum adanya eskalator tersebut, traveler setidaknya membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mencapai puncak Lingshan dengan berjalan kaki.
Meski menuai banyak pujian, proyek ini juga memicu perdebatan. Sebagian pihak menyambut baik upaya ini karena inklusif dan memperluas akses wisata. Namun, tak sedikit pula yang menilai keberadaan eskalator justru menghilangkan esensi dari aktivitas pendakian gunung.
Proyek Viral Serupa
Proyek serupa sebelumnya juga sempat viral di Gunung Tanyu, Provinsi Zhejiang, yang pada 2023 membangun eskalator menuju puncak setinggi 350 meter.
Kini, tren pembangunan infrastruktur eskalator atau akses vertikal di destinasi alam semakin meluas di berbagai wilayah China.
Setelah rampung, pengunjung Lingshan akan dapat menikmati pemandangan spektakuler dari ketinggian tanpa harus berkeringat, hanya dengan naik eskalator selama beberapa menit. Inovasi ini pun berpotensi mengubah wajah wisata alam di China ke depannya.
Kalau menurutmu bagaimana? Setuju atau tidak dengan pembangunan eskalator ini?
