Ternyata Ini Guna Uang Deposit Saat Tamu Menginap di Hotel
ยทwaktu baca 2 menit

Saat menginap di hotel dan melakukan reservasi, tamu akan diminta untuk memberikan uang deposit. Biasanya bisa dengan kartu kredit, debit, atau cash.
Besarannya sendiri tergantung kebijakan masing-masing hotel. Kalau di Indonesia, biasanya mulai dari Rp 500 ribu hingga seharga kamar hotel yang kamu pilih.
Hal tersebut bisa jadi membuat para tamu kaget. Kok dimintai uang lagi? Bukannya kamar hotel sudah dibayar?
Dilansir Trip Savvy, tujuan dari uang deposit itu adalah untuk menjamin reservasi, dan jika tamu menggunakan layanan hotel, semuanya akan ditotal pada saat check out.
Seperti misalnya kamu menggunakan layanan laundry, room service, atau makan makanan di minibar yang disediakan di kamar, tentu itu akan dikenakan biaya.
Nah, jika kamu sudah memberikan uang deposit, saat check out tagihan tersebut akan dipotong dari uang deposit. Kemudian, jika masih ada sisa, akan dikembalikan sesuai dengan sisanya dan metode pembayaran yang kamu gunakan saat memberikan uang deposit tersebut.
Belum lagi jika ada kerusakan yang disengaja ataupun tidak disengaja oleh tamu, nantinya denda yang diberikan hotel akan dibayarkan menggunakan uang deposit yang sudah disetor di awal.
Bukan hanya itu saja, uang muka ini bisa membantu hotel, motel, losmen, dan bentuk akomodasi lainnya untuk mempersiapkan kedatangan tamu, keuangan anggaran, dan menutupi biaya pembatalan menit terakhir.
Tapi bagaimanapun, hotel harus memberi tahu tamu tentang uang deposit ini pada saat pemesanan, untuk menghindari kejutan yang tidak perlu.
Saat ini, hotel mungkin juga memberi tahu tentang biaya tambahan, seperti parkir, biaya hewan peliharaan, atau biaya kebersihan. Nantinya, biaya ini juga harus dicantumkan di situs web hotel.
Kalaupun uang deposit itu tidak digunakan sama sekali, nantinya semua uang tersebut akan dikembalikan kepada tamu tanpa pengurangan sedikit pun.
