Kumparan Logo

Thailand Akhiri Pembatasan COVID-19 per 30 September, Ini Syarat Masuk Terbaru

kumparanTRAVELverified-green

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi kuil indah di Bangkok. Foto: Makhh/Shutterstock'
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kuil indah di Bangkok. Foto: Makhh/Shutterstock'

Thailand secara resmi mengumumkan untuk mengakhiri pembatasan perjalanan terkait COVID-19 per 30 September 2022. Keputusan tersebut dilakukan setelah Negeri Gajah Putih menurunkan status COVID-19 dari penyakit menular berbahaya, menjadi penyakit yang membutuhkan pengawasan.

Dilansir TAT News, dengan adanya transisi ini, COVID-19 Situation Administration (CCSA) secara resmi mengakhiri pembatasan COVID-19 terhitung 1 Oktober 2022.

Ilustrasi Phuket, Thailand Foto: shutter stock

Bersamaan dengan ini, semua peraturan, pengumuman, dan perintah yang dikeluarkan oleh Perdana Menteri dan Kabinet berdasarkan keputusan tersebut pun telah dicabut.

“Masyarakat dan bisnis telah kembali beraktivitas normal dan Kementerian Kesehatan Masyarakat mendefinisikan ulang COVID-19 sebagai penyakit menular dalam pengawasan, bukan penyakit menular yang berbahaya,” ujar Juru bicara CCSA, Taweesilp Visanuyothin, seperti dikutip dari Thailand Business News.

Ilustrasi kuil indah di Bangkok. Foto: Makhh/Shutterstock

Sejalan dengan pencabutan pembatasan tersebut, ada sejumlah persyaratan terbaru bagi turis yang ingin berkunjung ke Negeri Gajah Putih. Tak seperti sebelumnya, perjalanan ke Thailand kini lebih longgar, khususnya bagi mereka yang telah divaksin penuh.

Syarat Masuk Terbaru ke Thailand

Selain itu, turis asing yang berkunjung ke negara tersebut tidak lagi diharuskan menunjukkan bukti vaksinasi atau hasil tes PCR maupun antigen, saat memasuki Thailand.

lustrasi wisatawan berlibur di Bangkok. Foto: anek.soowannaphoom/Shutterstock

Syarat tersebut berlaku bagi pelaku perjalanan yang sudah mendapatkan vaksin lengkap atau dosis kedua, serta booster atau dosis ketiga.

Berikut syarat masuk terbaru turis ke Thailand terhitung 1 Oktober 2022, seperti dirangkum dari berbagai sumber.

  • Wisatawan ke Thailand tidak perlu lagi menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 atau hasil tes COVID-19 bagi mereka yang sudah mendapatkan vaksin booster.

  • Bagi turis yang belum mendapatkan vaksin penuh atau baru mendapatkan satu dosis vaksin diwajibkan membawa hasil tes negatif COVID-19 yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

  • Penggunaan masker di tempat-tempat ramai masih dianjurkan, tetapi tidak lagi diwajibkan. Meski begitu, traveler diimbau tetap mengikuti langkah-langkah DMHT (jaga jarak, pakai masker, cuci tangan, dan cek suhu) selama masa transisi ke fase pascapandemi.

  • CCSA akan memperpanjang masa tinggal menjadi 45 hari untuk pelancong dari negara/wilayah yang berhak atas bebas visa, dan hingga 30 hari bagi mereka yang memenuhi syarat untuk visa saat kedatangan (Visa on Arrival). Ini akan berlaku mulai 1 Oktober 2022 hingga 31 Maret 2023.

  • Bagi mereka yang terinfeksi virus COVID-19, dengan gejala ringan atau tanpa gejala, dan tidak dari negara berisiko tidak perlu lagi mengisolasi diri. Mereka diimbau untuk secara ketat mengikuti langkah-langkah DMHT selama lima hari.

  • Sedangkan, mereka yang berisiko tinggi harus melakukan pemantauan selama 10 hari dan melakukan tes antigen cepat (ATK) pada hari kelima dan hari ke-10.

  • Sebelum bepergian ke Thailand, traveler disarankan untuk memiliki asuransi perjalanan.

Sejak pandemi, Thailand telah melakukan pembukaan pariwisatanya secara bertahap mulai Juli 2021 dengan program Phuket Sandbox, Samui Plus, dan 7+7 Extension.

Pembukaan pariwisata Thailand dilakukan dengan empat fase pada Oktober 2021 hingga Januari 2022. Kini, Thailand telah melonggarkan syarat masuknya untuk turis.

Sudah siap untuk traveling kembali ke Thailand?